SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Travel
Beranda / Travel / 30 Jamaah Umrah Asal Kendari Terlantar di Madinah, Siska Karina Imran Turun Tangan

30 Jamaah Umrah Asal Kendari Terlantar di Madinah, Siska Karina Imran Turun Tangan

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, turun langsung membantu 30 jamaah umroh asal Kendari yang mengalami kendala layanan setibanya di Madinah, Arab Saudi, Minggu, 15 Februari 2026.

CELEBESPOS.ID, MADINAH – Di tengah padatnya arus jamaah di Kota Madinah, 30 warga asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sempat berada dalam situasi tanpa kepastian. Hotel yang dijanjikan belum tersedia, konsumsi tak kunjung datang, sementara waktu terus berjalan sejak siang hari.

Dalam kondisi itulah, rombongan jamaah umrah tersebut dilaporkan terlantar hingga akhirnya mendapat bantuan langsung dari Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 15 Februari 2026. Rombongan jamaah yang terdiri dari beberapa keluarga tersebut sebelumnya berangkat dari Kendari menuju Jakarta pada Selasa, 10 Februari 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi untuk menjalankan ibadah umrah.

Pada saat yang bersamaan, Siska Karina Imran juga tengah berada di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Informasi mengenai adanya jamaah asal Kendari yang mengalami kendala di Madinah kemudian sampai kepadanya. Mendapat kabar tersebut, ia memutuskan untuk segera menemui para jamaah guna memastikan kondisi mereka secara langsung.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

Dalam rekaman video yang beredar, Siska menyampaikan niatnya untuk mendatangi rombongan tersebut.

“Kita mau menemui warga Kota Kendari yang sedang berada di Kota Madinah. Travel ini menelantarkan warga Kota Kendari yang sebentar kita akan temui,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, diketahui bahwa hotel yang dijanjikan dalam paket perjalanan belum tersedia. Para jamaah harus menunggu tanpa kejelasan akomodasi. Sejumlah jamaah bahkan mengaku belum mendapatkan makanan sejak siang hari.

Melihat kondisi tersebut, Wali Kota Kendari segera mengambil langkah cepat. Ia membantu menyediakan kebutuhan mendesak para jamaah, termasuk mengajak mereka makan di sekitar Masjid Nabawi serta memfasilitasi penginapan sementara agar rombongan dapat beristirahat dengan layak.

Seorang Pria Dilaporkan Jatuh dari Longboat di Perairan Ereke, Tim SAR Dikerahkan

Salah satu jamaah, Fery Fadli, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan tersebut.

Alhamdulillah beliau menyelamatkan 30 jamaah. Beliau langsung mengambil sikap. Mulai dari siang kami belum makan, sampai sekarang kami langsung dibawa makan di daerah Masjid Nabawi,” ujar Fery Fadli.

Ia menambahkan bahwa dirinya bersama jamaah lainnya merasa sangat terbantu atas tindakan cepat tersebut.

“Saya pribadi dan rekan-rekan jamaah sangat berterima kasih sudah menyelamatkan kami di Kota Madinah ini. Terima kasih, terima kasih, terima kasih,” katanya.

Ratusan Warga Kendari Salat Id Lebih Awal, Ini Alasan dan Naskah Khutbah Lengkapnya

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak travel terkait kendala layanan yang dialami jamaah tersebut.

Bagi rombongan jamaah asal Kendari tersebut, pengalaman di Tanah Suci menjadi pengingat bahwa perjalanan ibadah bukan hanya soal jarak dan waktu, tetapi juga soal kepastian dan perlindungan.

Di tengah kota yang menjadi tujuan jutaan umat Islam dari berbagai negara, bantuan yang datang tepat waktu menjadi penenang di saat situasi sempat membuat mereka cemas. (red)

× Advertisement
× Advertisement