CELEBESPOS.ID, KENDARI — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mulai mempercepat pengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat.
Kegiatan operasionalisasi koperasi tersebut dipusatkan di Terminal Baruga, Kota Kendari, Sabtu (16 Mei 2026), dan diikuti secara virtual bersama Presiden RI Prabowo Subianto yang meresmikan program nasional Koperasi Merah Putih secara serentak di seluruh Indonesia.
Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka hadir bersama unsur Forkopimda, DPRD Sultra, Pemerintah Kota Kendari, serta jajaran organisasi perangkat daerah untuk mengikuti peluncuran nasional tersebut.
Usai kegiatan virtual, gubernur bersama sejumlah pejabat meninjau langsung gedung Koperasi Merah Putih di kawasan Terminal Baruga yang dipersiapkan menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat sekaligus penggerak ekonomi lokal.
Dalam keterangannya, Andi Sumangerukka mengatakan Sulawesi Tenggara menjadi salah satu daerah yang bergerak cepat dalam pembangunan koperasi tersebut.
“Di Sultra saat ini sudah ada 75 koperasi yang siap operasional penuh. Sementara ratusan lainnya masih dalam tahap penyelesaian,” ujarnya.
Menurut gubernur, koperasi nantinya tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi pusat distribusi sembako dan kebutuhan pokok yang terintegrasi dengan sistem logistik pemerintah.
Ia menjelaskan pemerintah pusat dalam waktu dekat akan mulai menyalurkan kebutuhan pangan melalui koperasi yang telah siap beroperasi.
“Ke depan kebutuhan pokok masyarakat akan didistribusikan melalui koperasi agar lebih mudah dijangkau masyarakat desa dan kelurahan,” katanya.
Pemprov Sultra juga terus mempercepat pembangunan koperasi di berbagai wilayah dengan memanfaatkan dukungan aset pemerintah daerah maupun pemerintah kabupaten dan kota.
Secara keseluruhan, Sulawesi Tenggara ditargetkan memiliki 2.273 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh wilayah desa dan kelurahan.
Program tersebut merupakan bagian dari strategi nasional pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi modern yang didukung sistem distribusi, pergudangan, dan layanan kebutuhan masyarakat secara terpadu.
Presiden Prabowo Subianto dalam peluncuran nasional menyebut operasionalisasi koperasi tersebut sebagai langkah besar membangun kemandirian ekonomi masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan. (red)

