CELEBESPOS.ID, BUTON — Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik di wilayah Pasarwajo, Jumat, 20 Februari 2026, untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga. Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buton dalam memperkuat tata kelola lingkungan sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forkopimda seluruh Indonesia.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah ruas jalan di belakang rumah jabatan Bupati yang selama ini difungsikan sebagai tempat penampungan sampah sementara. Di titik tersebut, ditemukan sampah berserakan yang dinilai mengganggu estetika kawasan serta kenyamanan masyarakat.
Bupati Alvin menegaskan bahwa kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan strategis ibu kota kabupaten, harus menjadi tanggung jawab bersama. Menurutnya, wajah daerah tercermin dari kondisi ruang publik yang bersih dan tertata.
“Saya akan terus memantau kebersihan di Kabupaten Buton. Ini menjadi perhatian kita bersama. Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Alvin di sela-sela peninjauan.
Selain area belakang rumah jabatan, Bupati juga meninjau sejumlah ruas jalan di kawasan Tugu Aspal, yang merupakan salah satu ikon Kabupaten Buton. Kawasan tersebut dinilai memiliki nilai representatif sebagai pusat aktivitas masyarakat dan simbol kota.
Dalam kunjungannya, Bupati memastikan kondisi kebersihan di area tersebut tetap terjaga. Ia juga meminta instansi terkait meningkatkan pengawasan serta melakukan penanganan rutin agar kawasan publik tetap bersih, nyaman, dan layak dikunjungi.
Peninjauan lapangan ini turut didampingi sejumlah kepala dinas terkait serta Pelaksana Tugas Camat Pasarwajo. Kehadiran jajaran perangkat daerah dimaksudkan untuk mempercepat koordinasi dan tindak lanjut terhadap temuan di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Buton, kata Alvin, akan terus memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di pusat pemerintahan dan ruang publik yang menjadi sorotan masyarakat.
Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif warga untuk menjaga kebersihan, sekaligus menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib, sehat, dan representatif sebagai ibu kota kabupaten. (red)






