SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Humaniora
Beranda / Humaniora / Cuaca Laut Sultra 3–4 Februari: Gelombang Rendah, Hujan Masih Berpotensi

Cuaca Laut Sultra 3–4 Februari: Gelombang Rendah, Hujan Masih Berpotensi

CELEBESPOS.ID, KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi laut di perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 3–4 Februari 2026 secara umum berada dalam kategori aman untuk pelayaran, dengan tinggi gelombang dominan di bawah 0,5 meter. Meski demikian, potensi hujan ringan hingga sedang masih muncul di sejumlah rute, yang dapat mengurangi jarak pandang dan mempengaruhi kenyamanan berlayar.

Prakiraan tersebut tertuang dalam Laporan Cuaca Rute Pelayaran Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari (No. e.B/ME.01.02/CPB/127/KKNI/II/2026) tertanggal 2 Februari 2026, yang disusun oleh Prakirawan BMKG, Zumiana, S.ST. Angin diperkirakan bertiup relatif moderat, berkisar 1–6 knot dengan arah dominan Barat Laut, Utara, Timur Laut, dan Barat Daya, bergantung pada waktu dan lintasan pelayaran.

Kendari–Raha (Pulang Pergi)

Pada rute pagi Kendari–Raha (07.00–11.00 WITA), cuaca diprakirakan berawan tebal saat keberangkatan dan berpotensi hujan sedang saat tiba di Raha. Tinggi gelombang berada di kisaran 0,27–0,29 meter, namun jarak pandang bisa turun hingga 2 kilometer di titik tujuan.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

Untuk perjalanan balik Raha–Kendari (16.00–20.00 WITA), kondisi relatif serupa: hujan ringan di awal perjalanan dan berawan tebal saat mendekati Kendari, dengan gelombang stabil di kisaran 0,26–0,28 meter.

Pada jadwal malam Raha–Kendari (21.30 WITA–04.00 WITA), cuaca diprakirakan dominan berawan tebal, gelombang 0,26–0,32 meter, dan jarak pandang relatif baik sekitar 10 kilometer.

Ereke Waodeburi–Kendari

Pada rute Ereke Waodeburi–Kendari (13.00–19.00 WITA), hujan ringan berpotensi terjadi di titik awal, sementara kondisi berawan tebal diperkirakan saat mendekati Kendari. Gelombang berkisar 0,27–0,32 meter dengan arus dominan mengarah ke utara di sebagian lintasan.

Seorang Pria Dilaporkan Jatuh dari Longboat di Perairan Ereke, Tim SAR Dikerahkan

Sebaliknya, perjalanan pagi Kendari–Ereke Waodeburi (09.00–15.00 WITA) diprediksi relatif tenang dengan gelombang sekitar 0,27–0,30 meter, meskipun hujan ringan masih mungkin terjadi di beberapa titik.

Wanci–Kamaru Lasalimu & Tondasi–Kasipute

Untuk rute Wanci–Kamaru Lasalimu (08.00–11.30 WITA), cuaca diprakirakan berawan tebal di Wanci dan hujan sedang saat tiba di Kamaru Lasalimu, dengan tinggi gelombang 0,33–0,50 meter.

Sementara itu, lintasan pendek Tondasi–Kasipute (15.00–17.00 WITA) diperkirakan berawan tebal sepanjang perjalanan, dengan gelombang rendah sekitar 0,26–0,28 meter dan angin bertiup lemah dari arah Timur Laut.

Ratusan Warga Kendari Salat Id Lebih Awal, Ini Alasan dan Naskah Khutbah Lengkapnya

Imbauan BMKG

BMKG mengingatkan operator kapal, nakhoda, dan penumpang untuk tetap memantau informasi cuaca terkini sebelum dan selama pelayaran. Meski gelombang umumnya rendah, hujan dan perubahan cuaca lokal di perairan terbuka tetap berpotensi mempengaruhi keselamatan dan kenyamanan berlayar. (red)

× Advertisement
× Advertisement