SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Hukum
Beranda / Hukum / Dua Mahasiswa Geologi UHO Tersesat di Hutan Konawe, Basarnas Lakukan Pencarian Intensif

Dua Mahasiswa Geologi UHO Tersesat di Hutan Konawe, Basarnas Lakukan Pencarian Intensif

Tim SAR gabungan bersama mahasiswa dan warga bersiap melakukan penyisiran di kawasan hutan Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, dalam operasi pencarian dua mahasiswa Geologi Universitas Halu Oleo yang dilaporkan tersesat.

CELEBESPOS.ID, KONAWE — Dua mahasiswa Program Studi Geologi Universitas Halu Oleo (UHO) dilaporkan tersesat di kawasan hutan Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian sejak Selasa (28/1/2026) dini hari.

Kepala KPP Kendari Amiruddin A.S mengatakan laporan diterima Comm Centre KPP Kendari pada pukul 00.20 Wita dari dosen pembimbing lapangan, Amritzal Nur. Laporan tersebut menyebutkan dua mahasiswa belum kembali dan kehilangan kontak saat mengikuti kegiatan kuliah lapangan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 00.35 Wita. Jarak tempuh menuju titik terakhir yang diketahui atau Last Known Position (LKP) sekitar 68 kilometer dari KPP Kendari, dengan kondisi cuaca berawan dan berpotensi hujan.

Tim rescue tiba di lokasi sekitar pukul 02.30 Wita. Namun, karena keterbatasan jarak pandang serta pertimbangan keselamatan personel, operasi SAR dihentikan sementara pada pukul 03.23 Wita dan dilanjutkan kembali pada pagi hari.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

Pada pukul 07.00 Wita, tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga regu. Masing-masing regu melakukan penyisiran area seluas 2,5 kilometer persegi ke arah utara, timur, dan tenggara dari LKP.

Dua mahasiswa yang dilaporkan tersesat tersebut masing-masing bernama Taufik (22) dan Dimas (22).

Peristiwa ini bermula pada 27 Januari 2026 sekitar pukul 07.00 Wita, saat mahasiswa Geologi Universitas Halu Oleo melaksanakan kuliah lapangan di Desa Sambasule dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang. Para peserta kemudian dibagi ke dalam kelompok kecil yang masing-masing terdiri dari dua orang.

Sekitar pukul 10.00 Wita, kedua korban sempat bertemu dengan rekan kelompok lainnya. Namun pada pukul 12.00 Wita, komunikasi terakhir dilakukan dan setelah itu kedua mahasiswa tidak dapat dihubungi serta tidak kembali ke titik pertemuan yang telah disepakati.

Seorang Pria Dilaporkan Jatuh dari Longboat di Perairan Ereke, Tim SAR Dikerahkan

Pencarian awal telah dilakukan oleh pihak kampus bersama masyarakat sekitar, namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke Basarnas Kendari.

Operasi SAR melibatkan unsur Staf Operasi dan rescuer KPP Kendari, BPBD Konawe, Dinas Pemadam Kebakaran Konawe, Fakultas Geologi, serta masyarakat setempat. Sejumlah peralatan dikerahkan, di antaranya rescue car, ambulans, sepeda motor trail, alat navigasi darat, drone thermal, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, serta perangkat komunikasi dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Basarnas memastikan operasi pencarian akan terus dilakukan secara intensif dengan mengedepankan keselamatan personel, sembari berharap kedua mahasiswa tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. (*)

Ratusan Warga Kendari Salat Id Lebih Awal, Ini Alasan dan Naskah Khutbah Lengkapnya

× Advertisement
× Advertisement