CELEBESPOS.ID, KENDARI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik bermagnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (12 Februari 2026) pukul 04.41 WIB. Gempa tersebut dikategorikan sebagai gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah setempat.
Berdasarkan keterangan resmi BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 4,08 Lintang Selatan dan 122,87 Bujur Timur, atau sekitar 11 kilometer barat daya Kolaka Timur. Titik hiposenter tercatat pada kedalaman 2 kilometer di darat.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif,” jelas Plt. Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, S.Si., MT., dalam rilis resminya yang diterima redaksi, Kamis (12 Februari 2026).
BMKG juga mengacu pada peta guncangan (Shakemap) serta laporan masyarakat yang menunjukkan gempa dirasakan di Kolaka Timur dengan skala intensitas III MMI. Pada level ini, getaran terasa nyata di dalam rumah, seolah-olah ada kendaraan berat melintas di sekitar lokasi.
“Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut,” tegas Nasrol Adil.
Lebih lanjut, hasil pemantauan BMKG hingga pukul 05.00 WIB menunjukkan belum terjadi gempa susulan (aftershock). Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak terpengaruh informasi yang tidak terverifikasi.
BMKG menegaskan bahwa informasi resmi terkait gempa bumi hanya disampaikan melalui kanal resmi BMKG, yakni akun media sosial @infoBMKG (Instagram dan X/Twitter), situs resmi www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, kanal Telegram InaTEWS_BMKG, serta aplikasi mobile resmi BMKG untuk iOS dan Android.
“Pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi BMKG untuk menghindari hoaks dan kepanikan,” tambah Nasrol Adil. (red)






