CELEBESPOS.ID, KENDARI – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 dengan menegaskan komitmen memperkuat soliditas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Peringatan tahun ini mengusung tema “Soliditas dalam Tugas Kemanusiaan” dan dilaksanakan melalui upacara serta berbagai kegiatan sosial di Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Sabtu, 28 Februari.
Dalam amanat Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii yang dibacakan Kepala KPP Kendari Amiruddin AS, disebutkan bahwa peringatan HUT ke-54 menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Basarnas dalam menjalankan misi kemanusiaan, terlebih bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
“Basarnas hadir bukan sekadar institusi, tetapi sebagai garda terdepan negara dalam memberikan harapan, pertolongan, dan keselamatan bagi masyarakat,” ujar Amiruddin saat membacakan sambutan Kepala Basarnas.
Ia menegaskan, selama 54 tahun pengabdian, Basarnas telah menghadapi berbagai kondisi darurat, mulai dari kecelakaan transportasi, bencana alam, hingga situasi yang membahayakan jiwa manusia. Dalam setiap operasi pencarian dan pertolongan, nilai kemanusiaan menjadi landasan utama.
Menurutnya, usia ke-54 menandai kematangan Basarnas sebagai lembaga yang terus berkembang dan beradaptasi dengan tantangan zaman. Basarnas diharapkan semakin kuat dalam sistem pencarian dan pertolongan nasional, semakin dipercaya masyarakat, serta selalu siap merespons setiap panggilan tugas kapan pun dan di mana pun.
Secara historis, Basarnas berawal dari pembentukan Badan SAR Indonesia (Basari) melalui Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1972. Selanjutnya, melalui Keputusan Presiden Nomor 74 Tahun 1979, lembaga ini resmi menjadi Badan SAR Nasional (Basarnas) di bawah Departemen Perhubungan.
Perkembangan kelembagaan terus berlanjut hingga Basarnas ditetapkan sebagai Lembaga Pemerintah Non-Kementerian berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2007. Kemudian, melalui Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 dan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2016, lembaga ini berubah nama menjadi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dengan mandat yang lebih kuat dalam penyelenggaraan operasi SAR nasional.
Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Basarnas terus meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia, memperkuat potensi SAR, serta memodernisasi sarana dan prasarana guna mendukung efektivitas operasi di lapangan.
Selain upacara peringatan, rangkaian HUT ke-54 Basarnas di Kendari juga diisi dengan kegiatan donor darah yang berhasil mengumpulkan 98 kantong darah. Kegiatan lain yang dilaksanakan adalah ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Watubangga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.
Peringatan ini menjadi simbol komitmen Basarnas untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai harapan dan penyelamat dalam setiap situasi darurat. (red)






