CELEBESPOS.ID, KENDARI — Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2026 di Swiss-Belhotel Kendari, Jumat, 31 Januari 2026. Rakerprov ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program kerja, memperkuat konsolidasi organisasi, serta mematangkan pembinaan olahraga otomotif di Sulawesi Tenggara.
Rakerprov dibuka langsung oleh Ketua Umum IMI Provinsi Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, dan dihadiri seluruh pengurus IMI kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara. Kehadiran para pengurus daerah tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun tata kelola organisasi yang solid dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Anton Timbang menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi IMI Sultra untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke seluruh daerah. Ia menargetkan seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara telah memiliki kepengurusan IMI yang aktif dan mampu menjalankan program kerja secara konsisten.
“Setiap kabupaten dan kota diharapkan sudah memiliki kepengurusan yang berjalan efektif. Selain itu, masing-masing daerah wajib menyelenggarakan minimal dua event otomotif dalam satu tahun sebagai bagian dari pembinaan atlet dan penguatan organisasi,” ujar Anton Timbang.
Selain penguatan kelembagaan, Rakerprov IMI Sultra juga membahas agenda pembinaan olahraga, termasuk keikutsertaan cabang olahraga balap motor dan balap mobil dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang. Keikutsertaan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk menempatkan olahraga otomotif sejajar dengan cabang olahraga lain yang telah lebih dulu mapan di ajang Porprov.
Anton Timbang menekankan bahwa partisipasi IMI dalam Porprov harus dipersiapkan secara matang, baik dari sisi regulasi, keselamatan, maupun kualitas atlet dan perangkat pendukungnya.
“Porprov bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan. Balap motor dan mobil harus hadir sebagai cabang olahraga yang terorganisasi, profesional, dan menjunjung tinggi aspek keselamatan,” katanya.
Sementara itu, Ketua IMI Kota Kendari, Adi Jaya Purnama, menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh arahan dan kebijakan yang disampaikan Ketua Umum IMI Sultra. Menurutnya, IMI Kendari siap berperan aktif dalam menyukseskan program provinsi, baik di bidang olahraga maupun pengembangan sumber daya manusia.
“IMI Kota Kendari mendukung penuh kebijakan dan arah organisasi yang telah dirumuskan dalam Rakerprov ini. Kami tidak hanya fokus pada penyelenggaraan event balap, tetapi juga pada program peningkatan kapasitas,” ujar Adi Jaya Purnama.
Ia menjelaskan, IMI Kota Kendari berencana menjalin kerja sama dengan pihak ketiga, termasuk Balai Latihan Kerja (BLK) Sulawesi Tenggara, untuk menyelenggarakan program pelatihan teknis. Program tersebut diarahkan untuk melahirkan teknisi-teknisi otomotif yang kompeten, khususnya dalam bidang perawatan dan modifikasi kendaraan balap, guna mendukung peningkatan prestasi atlet daerah.
Selain program pembinaan teknis, IMI Kota Kendari juga akan mengembangkan kegiatan sosial, seperti bhakti sosial dan edukasi keselamatan berkendara, sebagai bagian dari kontribusi organisasi kepada masyarakat.
Rakerprov IMI Sultra 2026 ditutup dengan kesepakatan bersama untuk memperkuat sinergi antara IMI provinsi dan kabupaten/kota, memperbanyak event otomotif yang terstruktur, serta mendorong terbentuknya ekosistem olahraga otomotif yang sehat dan berprestasi di Sulawesi Tenggara.
Dengan agenda dan komitmen yang telah disepakati, IMI Sultra optimistis mampu berkontribusi lebih besar dalam pengembangan olahraga otomotif nasional, sekaligus menjadi wadah pembinaan yang positif bagi generasi muda di daerah. (red)






