CELEBESPOS.ID, MUNA — Kapal rakyat Maligano Star GT 06 dilaporkan tenggelam di perairan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Minggu (1/2/2026) sore. Seluruh penumpang dan awak kapal atau person on board (POB) dalam peristiwa tersebut dinyatakan selamat setelah berhasil dievakuasi ke darat.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima laporan kejadian itu pada pukul 17.51 Wita dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Muna. Informasi awal menyebutkan kapal rakyat Maligano Star mengalami kecelakaan laut dan tenggelam saat berlayar menuju Pelabuhan Maligano.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari Amiruddin A.S mengatakan, setelah menerima laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 18.06 Wita.
“Tim SAR bergerak ke lokasi dengan jarak sekitar tujuh mil laut dari Unit Siaga SAR Muna. Pada malam hari, kami menerima informasi dari tim di lapangan bahwa seluruh penumpang kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” kata Amiruddin dalam keterangan tertulisnya.
Berdasarkan laporan di lapangan, pada pukul 20.05 Wita seluruh penumpang dan awak kapal telah berada di darat dalam kondisi selamat. Dengan demikian, operasi SAR kecelakaan kapal rakyat Maligano Star GT 06 resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Amiruddin menjelaskan, kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Laiino menuju Maligano dengan kondisi cuaca yang awalnya baik. Namun saat mendekati pelabuhan tujuan, kapal mengalami mati mesin dan dihantam gelombang hingga akhirnya terbalik dan tenggelam.
“Kondisi cuaca saat kejadian berawan dan berpotensi hujan, dengan tinggi gelombang berkisar 0,75 hingga satu meter. Faktor gangguan mesin menjadi pemicu utama kapal tidak dapat bermanuver saat gelombang datang,” ujarnya.
Berikut daftar nama penumpang Kapal Maligano Star GT 06 berdasarkan data Basarnas Kendari:
Penumpang:
- Renata (7), Pohorua
- Mawa (9), Muntati
- Amfal (40), Muntati
- Umi Fujiati (43), Transpohorua
- Jefrianto (48), Transpohorua
- Waani (87), Raimuna
- Hafiz (3), Raimuna
- Irmawati (26), Pohorua
- Nurhafifah (25), Maligano
- Safei (29), Lapole
- Dayanti (40), Labajaya
- Danang (20), Wantulasi
- Halisra (34), Kendari
- Nurfia Zara (20), Raimuna
- Sri Rudiawanti (26), Labuhan
- Zulfan Hazid Afif (11), Raimuna
- Sufi (33), Maligano
- Laode Mulyono (49), Raimuna
- Zeti (20), Raimuna
- MM Tono, Lapole
- Sukirman (54), Raimuna
- Cakra Wati (43), Raimuna
- Ladangka, Raimuna
- Eka Saputra (16), Maligano
- Fadli, Buton Utara (anggota Polri)
- Ningsih
- Mbak Sri, Raimuna
- Wingki, Maligano
Anak Buah Kapal:
- Akram
- Citradin
- Rifal
- Sofyan
Operasi SAR melibatkan unsur Staf Operasi KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna, KUPP Muna, KP3 Muna, serta Polair Polres Muna. Sejumlah peralatan turut dikerahkan, di antaranya kendaraan rescue, rigid inflatable boat (RIB), aquaeye, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, serta perangkat komunikasi dan perlengkapan keselamatan lainnya.
Basarnas kembali mengimbau masyarakat pengguna transportasi laut, khususnya kapal rakyat, agar selalu memperhatikan kelayakan kapal, kondisi mesin, serta informasi cuaca sebelum berlayar guna mencegah terjadinya kecelakaan di laut. (red)






