CELEBESPOS.ID, QATAR – Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Kali ini, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, melalui tim Al-Qorni UAD, berhasil meraih juara pada ajang Shell Eco-Marathon Middle East & Asia 2026 yang berlangsung di Lusail International Circuit (LIC), Qatar, pada 21–25 Januari 2025.
Shell Eco-Marathon merupakan kompetisi internasional bagi mahasiswa untuk merancang dan mengemudikan kendaraan dengan tingkat efisiensi energi setinggi mungkin. Kompetisi ini terbagi dalam dua kategori utama, yakni on-track, yang menguji performa kendaraan di lintasan, serta off-track, yang menilai aspek telemetri, desain kendaraan, dan inovasi teknologi. Melalui kedua kategori tersebut, ajang ini mendorong pengembangan kreativitas dan inovasi di bidang transportasi berkelanjutan.
Perwakilan tim Al-Qorni UAD, Farhan Bastian, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim atas kerja keras dan kolaborasi yang solid hingga mampu meraih juara pada kategori Off Track Vehicle Design. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti kualitas perencanaan, inovasi, serta kekompakan tim.
“Perjalanan ini berawal dari mimpi pada 2023, kemudian dimatangkan melalui perencanaan pada 2024 dan dieksekusi pada 2025. Dalam prosesnya, tim menghadapi berbagai tantangan, baik teknis maupun nonteknis, yang menguji ketekunan dan kekompakan. Puncaknya, pada 2026, seluruh usaha tersebut membuahkan hasil dengan diraihnya prestasi ini,” ujar Farhan saat diwawancarai tim redaksi pada Rabu (4/2).
Farhan menambahkan bahwa motivasi utama tim bertumpu pada target kerja yang jelas serta budaya pantang menyerah yang telah ditanamkan sejak awal. Ia juga mengungkapkan bahwa ke depan, tim Al-Qorni UAD berencana meningkatkan riset dan inovasi untuk kembali berkompetisi pada kategori off-track di ajang Shell Eco-Marathon berikutnya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, terutama Universitas Ahmad Dahlan, PT Acuan Teknologi Rekayasa, Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar, serta tim Nogogeni ITS atas pendampingan dan bantuan yang diberikan,” kata Farhan.
“Kompetisi perdana ini alhamdulillah menghasilkan prestasi dan juara. Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi semua pihak,” tambahnya.
Keberhasilan tim Al-Qorni UAD dalam meraih juara di kompetisi internasional ini menegaskan peran strategis PTMA dalam membina dan mendukung pengembangan riset serta inovasi berkemajuan. Prestasi ini diharapkan dapat memperkuat budaya akademik, mendorong kolaborasi internasional, serta mempercepat pengembangan teknologi berkelanjutan di lingkungan PTMA. (red)
Sumber: Muhammadiyah.or.id






