SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / Kerja Sama PDAM Kendari–Malang Difokuskan pada Transformasi Digital dan Penguatan Tata Kelola

Kerja Sama PDAM Kendari–Malang Difokuskan pada Transformasi Digital dan Penguatan Tata Kelola

Penandatanganan kerja sama antara Perumda Air Minum Tirta Anoa Kota Kendari dan Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang sebagai bagian penguatan tata kelola dan transformasi layanan air bersih.

Pada prinsipnya, judul besarnya kita ber-MoU. Awalnya MoU, lalu nanti kita jabarkan dalam bentuk PKS. MoU kita terkait tata kelola dan manajemen perusahaan.” ~ Direktur Perumda AM Tirta Anoa, Sukriyaman.

CELEBESPOS.ID, MALANG — Kerja sama antara Pemerintah Kota Kendari dan Pemerintah Kota Malang di sektor air minum tidak berhenti pada penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), tetapi akan dilanjutkan secara teknis melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih spesifik. Fokus utama kolaborasi ini adalah penguatan tata kelola dan transformasi digital pengelolaan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM).

Hal tersebut disampaikan Direktur Perumda Air Minum Tirta Anoa Kota Kendari, Sukriyaman, S.Sos, menanggapi kerja sama yang dijalin dengan Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang.

Menurut Sukriyaman, MoU yang telah ditandatangani menjadi payung besar kerja sama, sementara PKS akan merinci bidang-bidang teknis yang akan dikembangkan bersama.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

“Pada prinsipnya, judul besarnya kita ber-MoU. Awalnya MoU, lalu nanti kita jabarkan dalam bentuk PKS. MoU kita terkait tata kelola dan manajemen perusahaan,” ujar Sukriyaman.

Ia menjelaskan, ruang lingkup PKS ke depan akan difokuskan pada hal-hal strategis yang mendukung peningkatan kinerja PDAM, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia hingga pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pelayanan.

“Apa yang bisa kita PKS-kan? Apakah peningkatan kapasitas SDM atau teknologi digital. Kenapa Malang yang kita pilih, karena arah tata kelola kami di Kendari ke depan ending-nya sama seperti Malang. Kami melihat Malang sudah sampai di titik itu, dan kami ingin belajar bagaimana tahapan mereka menata kelola sampai ke sana,” jelasnya.

Sukriyaman menambahkan, Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang dinilai telah lebih dahulu melakukan transformasi digital dalam pengelolaan layanan air minum. Pengalaman tersebut menjadi rujukan penting bagi Perumda Tirta Anoa yang saat ini juga tengah menjalankan proses serupa.

Seorang Pria Dilaporkan Jatuh dari Longboat di Perairan Ereke, Tim SAR Dikerahkan

“Malang sudah bertransformasi ke digital. Kami juga sedang mengarah ke sana. Teknologi kami sudah kami siapkan dan sementara kami kembangkan. Kami ingin tahu seperti apa tantangan-tantangan yang mereka hadapi dalam proses itu,” katanya.

Selain aspek digitalisasi, kerja sama ini juga mencakup pembelajaran terkait pengelolaan teknis layanan air bersih, terutama dalam menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas air bagi pelanggan.

“Kami juga melihat apa saja yang sudah berkembang di Malang, termasuk bagaimana treatment air bersih untuk menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Semua itu bagian dari tata kelola yang ingin kami pelajari,” ujarnya.

Sukriyaman menegaskan bahwa langkah Perumda Tirta Anoa untuk belajar ke Malang tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Kota Kendari. Ia menyebut dukungan pemerintah kota sangat kuat, termasuk dorongan langsung dari Wali Kota Kendari agar PDAM Kendari melakukan pembenahan menyeluruh melalui transfer pengetahuan dari daerah yang dinilai lebih maju.

Ratusan Warga Kendari Salat Id Lebih Awal, Ini Alasan dan Naskah Khutbah Lengkapnya

“Sejauh ini, dukungan Pemerintah Kota Kendari sangat komitmen. Kami didorong untuk belajar ke PDAM Malang sebagai bagian dari komitmen pemerintah kota dalam memperbaiki layanan air minum,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan bahwa dalam lima bulan terakhir, Perumda Tirta Anoa telah mulai melakukan pembenahan internal, khususnya pada aspek data pelanggan. Salah satu persoalan yang dihadapi sebelumnya adalah belum terintegrasinya data pelanggan dengan sistem layanan kantor.

“Kami mulai menata pelanggan dengan menginput data ke dalam database. Kami ingin tahu siapa pelanggan kita, rumahnya di mana, titik koordinatnya, nomor kontaknya, jumlah penghuni rumah, hingga kapasitas penampungan air,” jelas Sukriyaman.

Data tersebut, lanjut dia, akan menjadi dasar dalam penerapan data presisi untuk meningkatkan kualitas layanan ke depan, baik dalam penanganan pengaduan, penyampaian informasi gangguan, maupun peningkatan responsivitas pelayanan.

“Keluhan memang masih ada dan masih banyak, tapi dengan data yang lebih rapi dan terkoneksi, kami ingin menjadi lebih cepat dan responsif,” katanya.

Melalui kerja sama dengan Kota Malang, Perumda Tirta Anoa Kendari berharap proses transformasi digital dan penguatan tata kelola dapat berjalan lebih terarah, sehingga layanan air bersih kepada masyarakat Kota Kendari dapat terus ditingkatkan secara bertahap dan berkelanjutan.

Sekadar diketahui, Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang dikenal sebagai salah satu BUMD air minum dengan kinerja terbaik di tingkat nasional. PDAM ini tercatat meraih berbagai penghargaan bergengsi, antara lain predikat Best Performance dalam ajang PERPAMSI Award, apresiasi nasional pada Indonesia Water & Wastewater Expo and Forum (IWWEF), serta menjadi pelopor penerapan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM).

Selain itu, Tugu Tirta dinilai berhasil melakukan transformasi layanan berbasis digital, memperkuat pelayanan pelanggan, dan menjaga kualitas, kuantitas, serta kontinuitas air minum secara berkelanjutan, sehingga kerap dijadikan rujukan bagi PDAM di berbagai daerah. (*)

× Advertisement
× Advertisement