SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Santri MI Baitul Qur’an Ikut Meramaikan Kendari Murojaah di Eks MTQ

Santri MI Baitul Qur’an Ikut Meramaikan Kendari Murojaah di Eks MTQ

CELEBESPOS.ID, KENDARI – Hari masih pagi ketika semilir angin berhembus sejuk di kawasan MTQ Square Kendari. Pelataran yang biasanya di hari libur dipenuhi warga berolahraga, kali ini menampilkan suasana berbeda. Area tugu persatuan itu dipadati santri-santri berkerudung dan berpeci, duduk dan berjalan tertib sambil melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Ayat-ayat Al-Qur’an terdengar menggema di berbagai sudut kawasan MTQ. Shalawat dan surah-surah pendek membahana di sepanjang jalan lingkar MTQ, mengiringi langkah barisan santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Baitul Qur’an Kendari yang mengikuti kegiatan Kendari Murojaah.

Pada kegiatan Kendari Murojaah sebelumya yang dilakukan pada Desember 2025 lalu, peserta hanya santri Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), namun kali ini santri Madrasah Ibtidaiyah (MI) juga turut ambil bagian. Dengan penuh semangat, mereka mengitari area MTQ sambil murojaah hafalan dan bershalawat, menambah semarak kegiatan religi tersebut.

Kepala MI Baitul Qur’an Kendari, Ustazah Sherly, S.Pd, mengatakan Kendari Murojaah merupakan salah satu program unggulan Baitul Qur’an yang sejalan dengan visi Yayasan Baitul Qur’an Al Askar Kendari dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berlangsung sukses. Santri-santri sangat bersemangat, demikian pula orang tua dan masyarakat yang menyambut kegiatan ini dengan antusias,” ujar Sherly.

Ia menjelaskan, murojaah Al-Qur’an di kawasan MTQ Square ini merupakan pelaksanaan kedua. Pada kegiatan sebelumnya, peserta hanya berasal dari santri MTs dan MA. Namun pada pelaksanaan kali ini, santri MI kelas IV, V, dan VI juga ikut dilibatkan.

“Ini menjadi pengalaman berharga bagi santri MI agar sejak dini terbiasa membaca, menghafal, dan mencintai Al-Qur’an,” jelasnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an Al Askar Kendari, H. Muh. Nur Alfiq, menjelaskan bahwa Kendari Murojaah dirancang sebagai gerakan syiar Al-Qur’an yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Seorang Pria Dilaporkan Jatuh dari Longboat di Perairan Ereke, Tim SAR Dikerahkan

Menurutnya, program ini bertujuan menghadirkan Al-Qur’an di ruang publik agar masyarakat dapat melihat, mendengar, dan merasakan langsung suasana Qur’ani di tengah aktivitas kota.

“Kendari Murojaah kami rancang sebagai program rutin. Isinya murojaah Al-Qur’an bersama, shalawat, dan berjalan santai di ruang publik. Harapannya, Al-Qur’an tidak hanya hidup di pesantren atau masjid, tetapi juga hadir di tengah masyarakat,” kata Nur Alfiq.

Ia menambahkan, program ini juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi santri, sekaligus ajakan moral bagi masyarakat luas.

“Dengan melibatkan santri dari MI, MTs, hingga MA, serta wali santri, kami ingin menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak dini dan mengajak masyarakat untuk ikut menjaga nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ratusan Warga Kendari Salat Id Lebih Awal, Ini Alasan dan Naskah Khutbah Lengkapnya

Nur Alfiq menegaskan, Kendari Murojaah akan terus dilaksanakan secara berkala dengan penyesuaian waktu dan konsep, termasuk pada bulan Ramadhan.

“Kami berharap program ini bisa menjadi gerakan bersama, sehingga Kota Kendari ke depan semakin dekat dengan Al-Qur’an dan membawa dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat,” pungkasnya.

Selain untuk meningkatkan semangat dan motivasi santri dalam menghafal Al-Qur’an, kegiatan Kendari Murojaah juga bertujuan memasyarakatkan Al-Qur’an di Bumi Anoa, sekaligus menunjukkan pentingnya memperkenalkan Al-Qur’an kepada anak-anak sejak usia dini.

Dari pantauan media ini, respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut terbilang positif. Sejumlah pengunjung tampak berhenti sejenak untuk menyaksikan kegiatan murojaah, bahkan mengabadikan momen tersebut dalam bentuk foto dan video.

Selain memperoleh pahala dari membaca dan menghafal Al-Qur’an, kegiatan Kendari Murojaah juga memberikan manfaat kesehatan bagi para santri melalui aktivitas berjalan di pagi hari.

Alhamdulillah, dapat murojaahnya, dapat juga sehatnya. Insya Allah, banyak kebaikan yang bisa diperoleh dari kegiatan ini,” pungkas Sherly. (*)

× Advertisement
× Advertisement