SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / Pemkab Kolaka Timur Matangkan Persiapan MTQ ke-IX, Tirawuta Ditunjuk sebagai Tuan Rumah

Pemkab Kolaka Timur Matangkan Persiapan MTQ ke-IX, Tirawuta Ditunjuk sebagai Tuan Rumah

Rapat persiapan MTQ ke-IX Tingkat Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Koltim, Senin (2/2/2026).

CELEBESPOS.ID, KENDARI — Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur memastikan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-IX Tingkat Kabupaten Tahun 2026 akan digelar mulai 11 Februari mendatang. Penetapan jadwal tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan matang yang dilakukan pemerintah daerah untuk menyukseskan perhelatan keagamaan tahunan ini.

Kepastian waktu dan lokasi pelaksanaan disampaikan dalam Rapat Persiapan MTQ ke-IX yang dipimpin Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kolaka Timur, Irwan Kara, S.Sos., M.M., di Aula Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Kolaka Timur, Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, Senin, 2 Januari 2026.

Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa Kecamatan Tirawuta akan menjadi pusat pelaksanaan MTQ ke-IX Tingkat Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2026. Penunjukan Tirawuta sebagai tuan rumah mempertimbangkan kesiapan sarana, aksesibilitas, serta dukungan masyarakat setempat dalam menyelenggarakan kegiatan berskala kabupaten.

Asisten III Setda Kolaka Timur menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, membangun karakter, serta meningkatkan kualitas pemahaman Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Hari Kelima Pencarian, Korban Jatuh dari Longboat di Ereke Belum Ditemukan

“MTQ ini menjadi wadah pembinaan, pendidikan, dan syiar keagamaan. Karena itu, persiapannya harus dilakukan secara terencana, terkoordinasi, dan melibatkan seluruh pihak terkait,” ujar Irwan Kara.

Rapat persiapan tersebut dihadiri oleh Plt Asisten I Setda Kolaka Timur Marwan, S.Sos., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Timur H. Muhammad Kadir Azis Al-Yafie, S.Ag., M.E.I., Kepala Kantor Kementerian Agama Urusan Haji (Kemenhaj) Kolaka Timur Ahmadin, S.H.I., M.H., serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Kolaka Timur.

Turut hadir para camat se-Kolaka Timur, perwakilan Kementerian Agama Kolaka Timur, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kolaka Timur, serta sejumlah pihak terkait yang akan terlibat dalam penyelenggaraan MTQ.

Dalam rapat tersebut juga dibahas secara detail rencana pembentukan panitia pelaksana. Disepakati bahwa Plt Asisten I Setda Kolaka Timur, Marwan, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Camat Mowewe, akan dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-IX Tahun 2026.

Tertimpa Batu Saat Bekerja, Operator Excavator di Baubau Meninggal Dunia

Penunjukan Marwan sebagai ketua panitia dinilai tepat mengingat pengalamannya dalam memimpin berbagai kegiatan pemerintahan serta kemampuannya dalam mengoordinasikan lintas sektor. Ia diharapkan mampu memimpin tim panitia secara solid dan profesional.

Selain aspek kepanitiaan, rapat juga menekankan pentingnya peran kecamatan dalam menjaring dan menyeleksi peserta MTQ. Seluruh camat diminta segera melakukan seleksi di wilayah masing-masing agar peserta yang dikirim benar-benar berkualitas dan siap berkompetisi di tingkat kabupaten.

Pemkab Kolaka Timur menargetkan pelaksanaan MTQ ke-IX berjalan lancar, tertib, dan sukses, baik dari sisi teknis penyelenggaraan maupun substansi keagamaan. Pemerintah daerah juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Lebih jauh, MTQ ke-IX diharapkan menjadi ajang silaturahmi antar kecamatan, memperkuat persatuan, serta membangun kebanggaan daerah melalui prestasi di bidang keagamaan.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

Dengan persiapan yang matang dan koordinasi lintas sektor yang solid, Pemkab Kolaka Timur optimistis MTQ ke-IX Tahun 2026 akan berlangsung sukses dan memberikan dampak positif bagi penguatan kehidupan beragama di daerah. (red)

× Advertisement
× Advertisement