SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Hukum
Beranda / Hukum / Pergi Antar Ikan ke Kebun, Lansia di Buton Selatan Hilang Misterius

Pergi Antar Ikan ke Kebun, Lansia di Buton Selatan Hilang Misterius

Tim SAR berkoordinasi dengan keluarga korban dalam upaya pencarian lansia yang dilaporkan hilang di Buton Selatan.

CELEBESPOS.ID, BUTON SELATAN — Seorang lansia bernama La Wule (80), warga Sampolawa–Tira, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, dilaporkan hilang setelah pergi ke kebun dan tidak kunjung kembali sejak beberapa hari lalu.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima laporan kejadian tersebut pada Minggu (29/3/2026) pukul 11.30 Wita dari Kepala Bidang Damkar Buton Selatan, Neneng Juhari.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 11.45 Wita. Jarak tempuh menuju lokasi sekitar 12 kilometer.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari Amiruddin A.S mengatakan, tim SAR langsung melakukan pencarian bersama unsur gabungan setibanya di lokasi.

Triwulan I 2026, KPR Silika Realisasikan Penguatan Infrastruktur dan Instalasi Air Bersih di Bombana

“Tim SAR dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang. Pencarian dilakukan bersama masyarakat dan keluarga korban,” ujar Amiruddin dalam keterangannya.

Berdasarkan kronologi, korban terakhir terlihat pada 24 Maret 2026 sekitar pukul 10.30 Wita saat pergi ke kebun untuk mengantarkan ikan kepada keponakannya. Namun hingga kini, korban tidak pernah tiba di lokasi tujuan.

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat, namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke Basarnas.

Operasi SAR melibatkan Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Baubau, Babinsa, Bhabinkamtibmas, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.

Guru RA Dituntut Adaptif di Era Perubahan, IGRA Dorong Peningkatan Kompetensi Nasional

Sejumlah peralatan dikerahkan dalam proses pencarian, di antaranya rescue car, drone thermal, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dan tim SAR berupaya memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian. (red)

× Advertisement
× Advertisement