CELEBESPOS.ID, KENDARI — Pondok Pesantren Hafidz Baitul Qur’an Al Askar Kendari menggelar kegiatan Gebyar Ramadhan 2026, sebuah rangkaian lomba religi untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan semangat syiar, kebersamaan, dan pembinaan spiritual masyarakat.
Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Abeli, serta melibatkan berbagai elemen masyarakat di Kota Kendari.
Gebyar Ramadhan 2026 menghadirkan dua kategori utama lomba, yakni Kategori Individu Profesi dan Kategori Kelompok Ibu-Ibu Majelis Taklim.

Untuk kategori individu, panitia menggelar Lomba Adzan yang menyasar kurir, ojek online (ojol), cleaning service, security, hingga kuli bangunan. Lomba ini dimaksudkan sebagai ruang ekspresi religius bagi pekerja lapangan yang sehari-hari beraktivitas di jalan dan sektor informal.
Pimpinan Ponpes Hafidz Baitul Qur’an Al Askar Kendari, HM Nur Alfiq, mengatakan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang mencari suara terbaik, tetapi juga sarana penguatan iman dan penghormatan kepada para pekerja.
“Mereka adalah orang-orang yang bekerja keras setiap hari. Melalui lomba adzan ini, kami ingin memberi mereka ruang untuk mengekspresikan keimanan sekaligus menguatkan semangat ibadah menjelang Ramadhan,” ujar HM Nur Alfiq di Kendari.
Panitia menyiapkan hadiah menarik bagi pemenang Lomba Adzan, yakni kulkas untuk juara pertama, mesin cuci untuk juara kedua, kompor gas untuk juara ketiga, serta bingkisan bagi juara 4 hingga 10.
Sementara itu, untuk kategori kelompok, ibu-ibu Majelis Taklim akan berlaga dalam Lomba Sholawat dan Lomba Barzanji. Setiap kelompok terdiri atas 5–10 orang dengan ketentuan teknis yang telah ditetapkan panitia.
Dalam Lomba Sholawat, peserta wajib membawakan Sholawat Badar serta satu sholawat pilihan tanpa iringan alat musik. Penilaian mencakup kekompakan, adab, kekhusyukan, serta keharmonisan suara.
Pada Lomba Barzanji, peserta membaca Sirah 1 hingga Sirah 5, dilanjutkan Mahallul Qiyam, sebelum menyelesaikan rangkaian sesuai ketentuan panitia. Unsur penilaian meliputi kefasihan bacaan, irama khas Barzanji, pembagian peran, adab, dan keserasian suara.
HM Nur Alfiq menegaskan bahwa Majelis Taklim memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“Ibu-ibu Majelis Taklim adalah penjaga ruh keislaman di rumah dan lingkungan. Melalui lomba ini, kami ingin mengangkat peran mereka sekaligus mempererat ukhuwah menjelang Ramadhan,” katanya.
Pendaftaran Gebyar Ramadhan 2026 dibuka gratis melalui QR Code panitia atau menghubungi nomor 0896 5483 4396. Sekretariat kegiatan beralamat di Jalan Lamasa, Kelurahan Matabubu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
HM Nur Alfiq berharap Gebyar Ramadhan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang semakin memperkuat syiar Islam dan kebersamaan masyarakat Kendari.
“Kami ingin Ramadhan disambut dan dijalani dengan hati yang hidup, semangat ibadah yang kuat, serta kebersamaan yang semakin erat,” tutupnya. (red)






