CELEBESPOS.ID, TANGERANG —Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pengkajian Ramadan 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24–26 Februari 2026 di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).
Pembahasan persiapan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi panitia yang digelar pada Senin (2 Februari 2026) di Gedung C Lantai 15 UMT, Tangerang. Rapat ini melibatkan unsur PP Muhammadiyah dan pihak kampus sebagai tuan rumah kegiatan.
Sekretaris PP Muhammadiyah, Izzul Muslimin, menegaskan bahwa percepatan persiapan menjadi sangat penting mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat dengan awal bulan Ramadan. Menurutnya, perencanaan yang matang akan menentukan kualitas dan keberhasilan agenda strategis tersebut.
Sebagaimana dikutip dari Muhammadiyah.or.id, rapat persiapan berlangsung secara intensif dengan membahas berbagai aspek teknis penyelenggaraan, mulai dari kepanitiaan, fasilitas, hingga mekanisme pelaksanaan kegiatan.
Selain kesiapan teknis, Izzul menekankan pentingnya dokumentasi dan publikasi yang baik. Ia menilai Pengkajian Ramadan tidak boleh hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga harus menghasilkan kajian yang dapat didokumentasikan dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Ia juga menyoroti pentingnya pendataan peserta secara akurat guna memudahkan pengelolaan kegiatan serta memastikan pelayanan yang optimal bagi seluruh peserta yang hadir.
Rektor UMT, Desri Arwen, menyatakan komitmen penuh kampusnya dalam mendukung pelaksanaan Pengkajian Ramadan 2026. Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar serta memberikan kontribusi positif bagi penguatan peran Muhammadiyah di tengah masyarakat.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMT, M. Naisan, menegaskan kesiapan UMT sebagai tuan rumah dengan mengoptimalkan seluruh fasilitas kampus untuk menunjang kelancaran acara.
Sementara itu, Kepala Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Hefinal, mengingatkan agar struktur kepanitiaan dan pembagian tugas benar-benar solid mengingat skala kegiatan yang besar dan melibatkan berbagai pihak. (red)






