SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Hukum
Beranda / Hukum / Sempat Dilaporkan Hilang di Laut Kabaena, Dua Warga Mawasangka Ternyata..

Sempat Dilaporkan Hilang di Laut Kabaena, Dua Warga Mawasangka Ternyata..

Dua warga Desa Napa berbincang bersama keluarga usai kembali dengan selamat setelah sempat dilaporkan hilang kontak di perairan Kabaena, Bombana.

CELEBESPOS.ID, BOMBANA — Operasi pencarian terhadap dua warga Desa Napa, Kecamatan Mawasangka, yang sempat dilaporkan hilang kontak di perairan Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, berakhir dengan kabar melegakan.

Setelah tim SAR dikerahkan menyisir laut, kedua pria tersebut ternyata sudah kembali ke rumah dalam kondisi selamat.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima laporan awal pada Minggu, 15 Februari 2026, sore terkait satu unit longboat dengan dua orang penumpang yang tidak dapat dihubungi saat berlayar dari Pelabuhan Rakyat Dongkala menuju Mawasangka.

Tim Rescue Pos SAR Baubau bahkan telah diberangkatkan menggunakan Rescue Boat (RB) 210 untuk melakukan pencarian di sekitar perairan Kabaena.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

Namun pada pukul 21.15 Wita, Comm Centre KPP Kendari menerima kabar dari Ibu Zubaedah, istri salah satu korban, bahwa kedua pria tersebut telah tiba di rumah sekitar pukul 21.00 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari Amiruddin A.S menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, mereka sempat berlindung sementara akibat cuaca yang kurang bersahabat saat perjalanan.

“Korban memilih berteduh karena kondisi cuaca, dan baterai telepon genggam mereka dalam keadaan lemah sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan keluarga,” ujar Amiruddin dalam keterangannya.

Dua warga yang sempat dinyatakan lost contact tersebut adalah La Angga (50) dan Renal (20). Keduanya berangkat pada Sabtu, 14 Februari 2026, sekitar pukul 14.00 Wita dengan perkiraan waktu tempuh tiga jam.

Seorang Pria Dilaporkan Jatuh dari Longboat di Perairan Ereke, Tim SAR Dikerahkan

Karena tidak kunjung tiba di tujuan dan tidak dapat dihubungi, pihak keluarga dan masyarakat melakukan pencarian awal sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas.

Dengan telah kembalinya kedua korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Meski berakhir lega, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi cuaca, kesiapan perahu, serta daya baterai alat komunikasi sebelum berlayar. (red)

Ratusan Warga Kendari Salat Id Lebih Awal, Ini Alasan dan Naskah Khutbah Lengkapnya
× Advertisement
× Advertisement