SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Pendidikan
Beranda / Pendidikan / SMPN 4 Penuh Sesak, Pemkot Kendari Bangun Gedung Baru Senilai Rp3,7 Miliar

SMPN 4 Penuh Sesak, Pemkot Kendari Bangun Gedung Baru Senilai Rp3,7 Miliar

CELEBESPOS.ID, KENDARI — Tingginya minat masyarakat menyekolahkan anak di SMP Negeri 4 Kendari mendorong Pemerintah Kota Kendari mengambil langkah strategis dengan membangun gedung baru senilai total sekitar Rp3,7 miliar. Pembangunan dilakukan secara bertahap dalam dua fase dan ditargetkan tuntas pada 2026.

Langkah ini diambil sebagai solusi atas keterbatasan lahan sekolah yang tidak memungkinkan perluasan secara horizontal, sementara jumlah pendaftar terus meningkat dari tahun ke tahun. SMPN 4 Kendari dikenal sebagai salah satu sekolah favorit di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, sehingga tekanan terhadap ketersediaan ruang belajar semakin terasa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Saemina, menjelaskan bahwa pembangunan gedung dua lantai ini merupakan pilihan paling rasional untuk menjawab kebutuhan ruang kelas tanpa menambah lahan baru.

“Jumlah peminat di SMPN 4 Kendari sangat besar, sementara lahannya terbatas. Karena itu, solusi yang diambil adalah pembangunan secara vertikal dengan tetap mengikuti perencanaan teknis dan mekanisme yang berlaku,” ujar Saemina.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan. Untuk memastikan akuntabilitas, Pemerintah Kota Kendari menggandeng Kejaksaan sebagai pendamping dalam pelaksanaan proyek.

“Seluruh tahapan pekerjaan kami lakukan sesuai prosedur. Bahkan kami mendapat pendampingan dari Kejaksaan agar prosesnya berjalan akuntabel dan sesuai aturan,” jelasnya.

Secara teknis, pembangunan gedung ini dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama telah dilaksanakan pada 2025 dengan anggaran sekitar Rp1,7 miliar yang bersumber dari APBD Kota Kendari. Pekerjaan dimulai sejak 16 Juli hingga 23 Desember 2025 dan berhasil diselesaikan sebelum masa kontrak berakhir.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pembangunan SMPN 4 Kendari, Maljuwais, menyatakan bahwa pekerjaan tahap pertama berjalan sesuai spesifikasi dan target waktu.

Seorang Pria Dilaporkan Jatuh dari Longboat di Perairan Ereke, Tim SAR Dikerahkan

“Pekerjaan tahap pertama meliputi pondasi hingga pengecoran plat lantai dua. Semua pekerjaan selesai sesuai kontrak,” terang Maljuwais.

Tahap pertama dikerjakan oleh CV Asrita Perkasa, dan hasil pekerjaan telah memenuhi ketentuan teknis yang ditetapkan. Untuk tahap kedua, yang direncanakan pada 2026, Pemkot Kendari menyiapkan anggaran sekitar Rp2 miliar lebih. Pelaksanaannya akan dilakukan melalui mekanisme tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Tahap kedua akan difokuskan pada penyelesaian struktur bangunan, ruang kelas, serta fasilitas pendukung agar gedung dapat berfungsi optimal sebagai sarana belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

Pemerintah Kota Kendari berharap pembangunan ini dapat mengurangi kepadatan ruang kelas, meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, serta menjawab kebutuhan pendidikan yang terus berkembang di Kota Kendari.

Ratusan Warga Kendari Salat Id Lebih Awal, Ini Alasan dan Naskah Khutbah Lengkapnya

Dengan rampungnya proyek ini pada 2026, SMPN 4 Kendari diharapkan memiliki kapasitas yang lebih memadai untuk menampung siswa, sekaligus menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah merespons tantangan pendidikan di tengah keterbatasan lahan perkotaan. (red)

× Advertisement
× Advertisement