SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Hukum
Beranda / Hukum / Sugarpos.com Gelar FGD Keamanan Maritim, Hadirkan Danlanal Kendari sebagai Narasumber

Sugarpos.com Gelar FGD Keamanan Maritim, Hadirkan Danlanal Kendari sebagai Narasumber

Direktur Utama Sugarpos.com Dr. Syukriansyah Latif bersama Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) Dedi Wardana saat FGD keamanan maritim Sulawesi Tenggara di Kantor Redaksi Sugarpos.com, Kendari, Rabu (4 Maret 2026).

CELEBESPOS.ID, KENDARI — Media lokal Sulawesi Tenggara Sugarpos.com menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran TNI AL dalam Mengawasi dan Melindungi Keamanan Maritim di Sulawesi Tenggara: Tantangan dan Strategi”, Rabu, 4 Maret 2026, di Kantor Redaksi Sugarpos.com, Kompleks Citra Land Anduonohu, Kota Kendari.

Kegiatan ini menghadirkan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kendari, Kolonel Laut (P) Dedi Wardana, sebagai narasumber utama. Diskusi tersebut diikuti pimpinan media online, media cetak, serta perwakilan televisi di Sulawesi Tenggara.

Direktur Utama berita Sugarpos.com Dr. Syukriansyah S Latif, SH., MH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para jurnalis dan narasumber yang telah meluangkan waktu untuk berdiskusi mengenai isu strategis keamanan maritim di daerah.

Menurutnya, forum diskusi seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi, pertukaran gagasan, sekaligus membangun sinergi antara media dan berbagai institusi negara di tengah era keterbukaan informasi.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

“Kita hidup di zaman keterbukaan informasi. Kalau dulu mungkin lebih banyak kompetisi, sekarang justru yang paling penting adalah bagaimana kita bisa bersinergi bersama-sama memperbaiki institusi dan bangsa ini,” ujar Syukriansyah.

Ia berharap forum diskusi tersebut dapat menghasilkan berbagai masukan dan perspektif yang bermanfaat bagi semua pihak, khususnya dalam memahami berbagai persoalan strategis di sektor kemaritiman.

“Kita berharap dari diskusi seperti ini kita bisa menemukan jalan keluar dari berbagai persoalan yang kita hadapi, sekaligus memperkuat silaturahmi dan kerja sama di antara kita semua,” katanya.

Syukriansyah juga menjelaskan bahwa kegiatan diskusi serupa tidak hanya digelar di Kendari, tetapi juga rutin dilakukan dalam jaringan media yang dipimpinnya di daerah lain.

Seorang Pria Dilaporkan Jatuh dari Longboat di Perairan Ereke, Tim SAR Dikerahkan

“Diskusi seperti ini juga kami lakukan di Makassar melalui Sulawesi Post dan di Jakarta melalui Batavia Post. Hasilnya sangat baik karena paling tidak hubungan, perkenalan, dan silaturahmi kita menjadi lebih baik,” ujarnya.

Ia berharap melalui kegiatan diskusi tersebut, media dapat terus menghadirkan informasi yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu memberikan inspirasi dan manfaat bagi masyarakat.

“Bagi kita jurnalis, informasi itu sangat penting untuk disampaikan kepada masyarakat. Informasi yang kita sajikan harus benar-benar bisa memberdayakan, membuat masyarakat menjadi lebih baik, dan memberi inspirasi,” kata Syukriansyah.

Syukriansyah sendiri merupakan jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di dunia pers nasional. Ia pernah berkarier di sejumlah media besar seperti Harian Fajar, Makassar, jaringan Jawa Pos Group, hingga media nasional seperti Forum Keadilan dan Tempo.

Ratusan Warga Kendari Salat Id Lebih Awal, Ini Alasan dan Naskah Khutbah Lengkapnya

Selain aktif di dunia jurnalistik, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar dan Presidium AJI di Jakarta.

Dalam perjalanan kariernya, Syukriansyah juga pernah dipercaya menjadi staf khusus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada periode 2014–2019. Setelah itu ia melanjutkan pengabdian sebagai staf khusus Wakil Presiden Ma’ruf Amin hingga menjadi tim ahli.

Pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, ia sempat bergabung di Kantor Staf Presiden (KSP) sebelum akhirnya kembali memimpin jaringan media di bawah Tiran Group.

FGD tersebut dipandu oleh Wakil Direktur Sugarpos.com, H. La Pili, yang bertindak sebagai moderator. Diskusi berlangsung hangat dengan berbagai pertanyaan dari para jurnalis terkait keamanan wilayah laut Sulawesi Tenggara. (red)

× Advertisement
× Advertisement