SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Pendidikan
Beranda / Pendidikan / UHO Kukuhkan Delapan Guru Besar, Rasio Profesor Capai 11,4 Persen

UHO Kukuhkan Delapan Guru Besar, Rasio Profesor Capai 11,4 Persen

Para guru besar berfoto bersama usai prosesi pengukuhan di Gedung Auditorium Mokodompit UHO Kendari, Senin (9/2/2026).

CELEBESPOS.ID, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari resmi mengukuhkan delapan guru besar baru dalam sidang senat terbuka yang berlangsung khidmat pada Senin, 9 Februari 2026, di Gedung Auditorium Mokodompit, Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu, Kendari.

Pengukuhan ini menandai penguatan kapasitas akademik UHO, dengan rasio guru besar kini mencapai 11,4 persen dari total sekitar 1.600 dosen yang ada di lingkungan universitas tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LLM, dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan guru besar merupakan puncak jenjang akademik yang mengandung tanggung jawab ilmiah, moral, dan sosial yang besar.

“Guru besar adalah jabatan akademik tertinggi di universitas. Justru karena berada di puncak, seorang profesor harus semakin tawadhu. Raihan ini tidak mudah dan tidak murah, sehingga harus diiringi dengan tanggung jawab yang besar,” ujar Dr. Herman.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

Ia menjelaskan bahwa dari 171 guru besar yang dimiliki UHO saat ini, 143 telah dikukuhkan sebelumnya, delapan dikukuhkan pada hari ini, dan 19 lainnya masih menunggu jadwal pengukuhan berikutnya.

“Saya selaku pelaksana tugas rektor dibebankan target untuk menggenjot jumlah guru besar hingga 10 persen dari total dosen. Alhamdulillah, saat ini kita sudah mencapai 11,4 persen,” katanya.

Dr. Herman juga menyampaikan bahwa delapan guru besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai fakultas, yakni tiga dari Fakultas Teknik, tiga dari Fakultas Pertanian, satu dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta satu dari Fakultas Ilmu Budaya—yang sekaligus menjabat sebagai dekan fakultas tersebut.

Ia menekankan bahwa gelar profesor tidak semata-mata terkait pemenuhan syarat administratif seperti publikasi di Scopus atau jurnal bereputasi Q1 dan Q2, tetapi lebih jauh merupakan wujud pengamalan ilmu bagi masyarakat.

Seorang Pria Dilaporkan Jatuh dari Longboat di Perairan Ereke, Tim SAR Dikerahkan

“Semakin banyak ilmu kita dimanfaatkan, semakin bermakna raihan guru besar ini. Karena itu, jangan berhenti pada predikat profesor, tetapi teruslah berkarya, berkarya, dan berkarya untuk umat manusia,” tegasnya.

Atas nama civitas akademika UHO, Dr. Herman menyampaikan selamat kepada para guru besar yang baru dikukuhkan, seraya berharap kontribusi mereka semakin memperkuat peran UHO dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan nasional.

Daftar Delapan Guru Besar yang Dikukuhkan:

  1. Prof. Dr. Akhmad Marhadi, S.Sos., M.Si.
  2. Prof. Dr. Ir. Fransiscus Suramas Rembon, M.Sc.
  3. Prof. Dr. Ir. Rachmawati Hasid, M.Si.
  4. Prof. Dr. Wali Aya Rumbia, SE., M.Si.
  5. Prof. Dr. Eng. Ir. Lukas Kano Mangalla, ST., MT., IPM.
  6. Prof. Dr. Ir. Ahmad Syarif Sukri, ST., MT., IPM., ASEAN Eng.
  7. Prof. Dr. Ir. Anas Nikoyan, M.Si.
  8. Prof. Dr. Eng. Ir. Sudarsono, ST., M.Eng. (red)
Ratusan Warga Kendari Salat Id Lebih Awal, Ini Alasan dan Naskah Khutbah Lengkapnya
× Advertisement
× Advertisement