SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Kemenag Kendari Apresiasi Baitul Qur’an Al Askar Cetak Generasi Qur’ani dan Berdaya Saing

Kemenag Kendari Apresiasi Baitul Qur’an Al Askar Cetak Generasi Qur’ani dan Berdaya Saing

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari, Hj. Marni saat menyampaikan sambutan pada acara penamatan santri Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an Al Askar Tahun Pelajaran 2025/2026, Ahad, 24 Mei 2026.

CELEBESPOS.ID, KENDARI — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari, Hj. Marni, memberikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an Al Askar Kendari atas kontribusinya dalam mencetak generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.

Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan penamatan santri Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an Al Askar Tahun Pelajaran 2025/2026 di Ma’had Pondok, Ahad, 24 Mei 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri ratusan orang tua santri, jajaran Kemenag Kota Kendari, para ustaz dan ustazah, serta keluarga besar pondok pesantren.

Sebanyak kurang lebih 300 santriwan dan santriwati dari berbagai jenjang pendidikan resmi ditamatkan dalam kegiatan tersebut.

Enam Bakal Calon Sudah Daftar, Pilrek UHO 2026 Makin Memanas

Dalam sambutannya, Hj. Marni mengaku bangga melihat perkembangan para santri yang tampil percaya diri dengan kemampuan hafalan Al-Qur’an yang dimiliki.

“Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan bagi kita semua. Dulu anak-anak ini datang ke pondok dalam usia yang masih sangat kecil, bahkan ada yang baru berusia enam tahun. Selama bertahun-tahun mereka belajar, dibina, dan dididik dengan penuh kesabaran hingga hari ini tampil dengan penuh percaya diri,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran besar para ustaz dan ustazah serta dukungan penuh orang tua santri selama proses pendidikan berlangsung.

Ia menilai, pondok pesantren saat ini memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman, terutama di era teknologi dan digital menuju Indonesia Emas 2045.

Institut Ilmu Al-Qur’an Jannatu Adnin Kendari Hadir Cetak Generasi Qurani di Sultra, UKT Mahasiswa Gratis

Karena itu, kata dia, anak-anak tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional dan spiritual.

“Kita berharap anak-anak kita memiliki tiga kecerdasan utama, yakni kecerdasan ilmu pengetahuan, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual. Mereka harus mampu bersaing di tingkat nasional maupun global, tetapi tetap memiliki empati sosial dan akhlak yang baik,” katanya.

Hj. Marni juga mengapresiasi inovasi pondok pesantren yang saat ini tidak hanya fokus pada hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memadukan pendidikan formal dengan pembinaan karakter.

Menurutnya, pola pendidikan seperti itu sangat penting untuk melahirkan generasi Qur’ani yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai agama.

SMKN 3 Kendari Gelar Karya Siswa dan Lomba Fashion Show, Angkat Tenun Sultra ke Panggung Kreativitas Pelajar

“Alhamdulillah sekarang pondok pesantren terus berkembang dan berinovasi. Anak-anak tidak hanya belajar menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mendapatkan pendidikan formal dan pembinaan karakter yang kuat,” ujarnya.

Ia pun berpesan kepada para santri agar terus menjaga hafalan Al-Qur’an dan tidak berhenti belajar meskipun telah menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren.

“Jangan pernah berhenti bermimpi dan belajar. Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Dan kepada anak-anakku para penghafal Al-Qur’an, teruslah murojaah dan jangan meninggalkan hafalan Al-Qur’an meskipun nanti sudah meninggalkan pondok pesantren,” pesannya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an Al Askar Kendari, H. Muh. Nur Alfiq, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan penamatan santri tahun ini.

Ia juga berterima kasih kepada seluruh orang tua santri yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada pondok pesantren.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh orang tua santri atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Tentu dalam perjalanan ini masih ada kekurangan dan kami akan terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Nur Alfiq juga berpesan kepada para santri agar senantiasa berbakti kepada kedua orang tua sebagai salah satu kunci kesuksesan hidup.

“Ini sebenarnya rahasia kalau ingin sukses dalam hidup. Berbaktilah kepada kedua orang tua, khususnya kepada ibu dan juga kepada bapak. Ta’zhimlah kepada mereka, karena doa seorang ibu itu menembus langit,” tutupnya. (red)

× Advertisement
× Advertisement