CELEBESPOS.ID, KENDARI — Pemerintah Kota Kendari terus menunjukkan keseriusannya dalam menata dan mengoptimalkan aset daerah. Hal ini ditandai dengan peninjauan langsung yang dilakukan Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, terhadap aset milik Pemkot Kendari yang berada di Kelurahan Purirano, Kecamatan Kendari, pada Senin, 19 Januari 2026.
Peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi aset tetap terjaga, memiliki kejelasan status hukum, serta siap dimanfaatkan secara maksimal sesuai dengan peruntukan yang telah direncanakan pemerintah daerah.
Dalam kunjungan lapangan itu, Wali Kota Kendari didampingi Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang terkait langsung dengan pengelolaan aset dan perencanaan pembangunan daerah.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menjelaskan bahwa aset Pemkot yang berada di wilayah Purirano tersebut masuk dalam rencana pengembangan infrastruktur wisata lokal. Karena itu, menurutnya, seluruh aspek administrasi dan legalitas aset harus dipastikan sejak awal agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Pemanfaatan aset pemerintah harus jelas status dan peruntukannya. Kita ingin setiap proses pembangunan berjalan sesuai aturan dan tidak menyisakan masalah hukum di masa depan,” tegas Siska di sela-sela peninjauan.
Ia menambahkan, langkah turun langsung ke lapangan menjadi bagian penting dalam proses pengambilan kebijakan. Dengan melihat kondisi riil aset, pemerintah dapat memastikan bahwa rencana pembangunan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah.
Peninjauan aset ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam menerapkan pengelolaan aset daerah yang tertib, transparan, dan akuntabel. Menurut Wali Kota, aset daerah bukan sekadar milik pemerintah, tetapi merupakan kekayaan publik yang harus dikelola untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat.
“Kita ingin aset-aset daerah ini tidak terbengkalai, tetapi bisa memberi nilai tambah bagi pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, aset Pemkot Kendari di Kelurahan Purirano tersebut dinilai memiliki potensi strategis untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru. Selain mendukung penguatan sektor pariwisata Kota Kendari, pengembangan kawasan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Dengan hadirnya kawasan wisata, peluang usaha bagi warga lokal, seperti UMKM, jasa wisata, hingga sektor pendukung lainnya, diproyeksikan akan semakin terbuka. Pemerintah Kota Kendari pun berkomitmen untuk melibatkan berbagai pihak agar pengembangan kawasan dilakukan secara berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.
Melalui penataan aset yang terencana dan berorientasi jangka panjang, Pemerintah Kota Kendari berharap pembangunan yang dilakukan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mampu menghadirkan dampak sosial dan ekonomi yang nyata.
Peninjauan ini menjadi langkah awal menuju pemanfaatan aset daerah yang lebih produktif, sekaligus menegaskan arah pembangunan Kota Kendari yang berbasis potensi lokal dan tata kelola pemerintahan yang baik. (*)






