CELEBESPOS.ID, BUTON — Pemerintah Daerah Kabupaten Buton menggelar operasi bersih-bersih skala besar di Pasar Kaloko, Pasarwajo, Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan lintas instansi ini difokuskan pada pembersihan sampah, penertiban lapak, serta penataan arus aktivitas pasar agar lebih tertib dan nyaman.
Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra. Ia turun ke lapangan didampingi Sekretaris Daerah Buton La Ode Syamsudin, Kepala Dinas Perdagangan Asruddin, serta Kepala Satpol PP LM Muharram. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) juga dikerahkan untuk memastikan kegiatan berjalan efektif dan terkoordinasi.

Sejak pagi, personel dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, dan Dinas Perdagangan menyisir area pasar. Mereka membersihkan tumpukan sampah, menata kembali ruang publik, serta memastikan jalur aktivitas perdagangan tidak terhalang.
Dalam tinjauannya, Bupati Alvin menegaskan bahwa kebersihan pasar merupakan bagian dari kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pasar yang bersih dan tertata akan menciptakan rasa nyaman bagi pedagang maupun pembeli, sekaligus mendorong perputaran ekonomi yang lebih baik.

“Kebersihan pasar adalah wajah pelayanan publik. Kalau pasarnya bersih dan tertata, masyarakat akan merasa nyaman dan aktivitas ekonomi bisa berjalan lebih baik,” ujar Alvin.
Selain fokus pada kebersihan, operasi ini juga menekankan aspek ketertiban. Satpol PP bersama Dinas Perdagangan menertibkan pedagang yang berjualan di luar area yang telah ditetapkan agar tidak mengganggu akses dan arus pengunjung.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan mengatur lalu lintas dan area parkir di sekitar pasar untuk mencegah kemacetan serta memastikan proses bongkar muat barang berlangsung tertib. Sementara Damkar dan BPBD disiagakan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran maupun kondisi darurat.

Bupati Alvin juga berinteraksi langsung dengan pedagang dan pengunjung pasar. Ia mendengarkan keluhan serta masukan terkait penataan lapak, kebersihan lingkungan, hingga fasilitas pasar. Menurutnya, masukan dari pelaku pasar penting sebagai dasar perbaikan ke depan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan Jumat Bersih tidak hanya dilakukan di Pasar Kaloko, tetapi juga dilaksanakan serentak oleh OPD di wilayah kerja masing-masing. Hal ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan budaya bersih di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.
“Kami melibatkan berbagai instansi dalam kegiatan ini. OPD lain juga melakukan Jumat Bersih di kaplingan masing-masing. Harapannya, masyarakat dan pelaku pasar semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan,” kata Alvin.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan, khususnya di ruang publik seperti pasar. Menurutnya, kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Dengan operasi bersih-bersih ini, Pemerintah Kabupaten Buton berharap Pasar Kaloko dapat menjadi pusat perdagangan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. (red)






