SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Hukum
Beranda / Hukum / Hari Kelima Pencarian, Korban Jatuh dari Longboat di Ereke Belum Ditemukan

Hari Kelima Pencarian, Korban Jatuh dari Longboat di Ereke Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban jatuh dari longboat di perairan Ereke, Buton Utara.

CELEBESPOS.ID, BUTON UTARA — Upaya pencarian terhadap Kardin (37), warga Desa Banu-banua Jaya, Kecamatan Kulisusu, yang dilaporkan hilang setelah jatuh dari longboat di perairan Ereke, Kabupaten Buton Utara, hingga hari kelima belum membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan yang melakukan penyisiran sejak pagi hingga sore hari, Kamis (26/3/2026), belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Amiruddin A.S mengatakan, hingga pukul 17.00 Wita, operasi pencarian hari kelima masih nihil sehingga dihentikan sementara.

“Pencarian hari kelima belum membuahkan hasil. Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pukul 07.00 Wita,” ujar Amiruddin dalam keterangan tertulisnya.

Tertimpa Batu Saat Bekerja, Operator Excavator di Baubau Meninggal Dunia

Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di wilayah pencarian terpantau berawan dengan tinggi gelombang berkisar 0,25 hingga 0,5 meter dan kecepatan angin sekitar 3 kilometer per jam dari arah barat laut.

Operasi SAR melibatkan Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Wakatobi, Polair Buton Utara, Syahbandar Kelautan dan Perikanan, BPBD Buton Utara, Babinsa Banu-banua Jaya, nelayan sekitar, serta keluarga korban.

Sejumlah peralatan dikerahkan, di antaranya rescue car, rigid inflatable boat (RIB), longboat, rubber boat, aquaeye, drone, perangkat Starlink, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, serta perlengkapan komunikasi dan keselamatan lainnya.

Peristiwa ini bermula pada 21 Maret 2026 saat korban berangkat dari Desa Banu-banua Jaya menuju Desa Tanah Merah. Dalam perjalanan, korban sempat berteduh di Teluk Kulisusu akibat hujan deras disertai angin kencang.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

Korban sempat tiba di Desa Tanah Merah, namun saat kembali menuju rumahnya pada sore hari, diduga melompat dari longboat di perairan Ereke. Upaya pencarian telah dilakukan sejak saat itu, namun hingga kini korban belum ditemukan.

Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian. (red)

× Advertisement
× Advertisement