SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Technology
Beranda / Technology / Perkuat Sektor Pertanian, Pemprov Sultra Salurkan Ratusan Alsintan untuk Petani

Perkuat Sektor Pertanian, Pemprov Sultra Salurkan Ratusan Alsintan untuk Petani

Penyerahan bantuan traktor roda dua kepada kelompok tani di Sulawesi Tenggara sebagai bagian dari program penguatan sektor pertanian Pemprov Sultra.


CELEBESPOS.ID, KENDARI — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus mendorong percepatan pembangunan sektor pertanian melalui penguatan infrastruktur dan pemanfaatan teknologi. Upaya tersebut diwujudkan dengan penyaluran ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi petani di berbagai wilayah.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menegaskan, penguatan sektor pertanian menjadi prioritas strategis di tengah keterbatasan anggaran daerah. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, terus diperkuat.

Hasilnya, sepanjang 2025 hingga awal 2026, Sultra mendapatkan bantuan alsintan dalam jumlah signifikan. Bantuan tersebut meliputi 100 unit traktor roda dua (TR-2), 52 unit traktor roda empat (TR-4), 10 unit combine harvester, 25 unit pompa air, serta tiga unit drone pertanian.

Penyaluran alsintan terus dilakukan secara bertahap oleh Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra. Terbaru, bantuan disalurkan ke Kabupaten Konawe dan Kolaka Timur, menyasar kelompok tani yang membutuhkan, termasuk wilayah yang terdampak kekeringan.

Sulawesi Tenggara Dorong Kemandirian Benih Padi, Pemerintah Daerah Bangun Ekosistem Perbenihan Berkelanjutan

Selain itu, pada awal triwulan kedua 2026, Pemprov Sultra kembali memperoleh tambahan 40 unit traktor roda dua. Bantuan ini melengkapi program cetak sawah yang telah mencapai total 24.050 hektare di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Muhammad Taufik, menjelaskan bahwa distribusi alsintan dilakukan secara proporsional berdasarkan luas lahan baku sawah. Sistem pemanfaatannya bersifat bergilir agar dapat menjangkau lebih banyak kelompok tani.

“Alsintan ini digunakan secara bersama. Setelah satu kelompok selesai, dapat dialihkan ke kelompok lain. Tidak dipungut biaya,” ujarnya.

Pemanfaatan alsintan dinilai mampu meningkatkan efisiensi produksi pertanian. Traktor mempercepat pengolahan lahan, pompa air membantu petani menghadapi kekeringan, sementara combine harvester mempercepat proses panen. Di sisi lain, penggunaan drone menjadi inovasi dalam pemupukan dan pengendalian hama.

Pemprov Sultra berharap dukungan alsintan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. (red)

× Advertisement
× Advertisement