CELEBESPOS.ID, BUTON TENGAH — Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, meresmikan 11 ruang kelas baru (RKB) SMP Al-Amin yang berada di Kecamatan Mawasangka Tengah. Pembangunan ruang belajar tersebut merupakan bagian dari program bantuan pemerintah pusat tahun anggaran 2025 melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Peresmian ditandai dengan prosesi pengguntingan pita yang dilakukan langsung oleh Bupati Azhari atas permintaan pihak yayasan. Dalam keterangannya, Azhari menyampaikan apresiasi atas kualitas pembangunan gedung yang dinilai baik dan dikerjakan oleh masyarakat setempat.
“Alhamdulillah hari ini kita meresmikan 11 ruang kelas untuk SMP Al-Amin dari program tahun lalu. Kalau kita lihat dari gedungnya, saya rasa ini bagus dan kualitasnya baik,” ujar Azhari.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan fisik ruang kelas telah memenuhi standar yang diharapkan. Namun demikian, ia mengakui masih diperlukan anggaran tambahan untuk penataan lingkungan sekolah, mengingat kondisi geografis Buton Tengah yang berbatu dan memiliki kontur lahan berbeda dibandingkan daerah lain.
“Karena kondisi daerah kita banyak batu dan konturnya berbeda, penataan lingkungannya memerlukan anggaran tersendiri. Persiapan lahannya saja bisa setara dengan biaya satu ruang kelas baru,” jelasnya.
Azhari menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong agar lebih banyak program bantuan pendidikan dari pemerintah pusat dapat masuk ke Buton Tengah, baik melalui Kementerian Pendidikan maupun Kementerian Agama.
Menurutnya, pada tahun 2025 lalu, Kabupaten Buton Tengah memperoleh bantuan pembangunan dan rehabilitasi untuk sekitar 13 sekolah di berbagai wilayah. Setiap titik bantuan bervariasi, ada yang menerima satu unit ruang kelas baru dan ada pula yang mendapatkan hingga 11 ruang belajar seperti SMP Al-Amin.
“Pemerintah daerah hanya bisa mendorong agar sebanyak-banyaknya program pusat bisa masuk ke daerah. Kita berharap tahun ini bisa mendapat bantuan lebih banyak lagi,” katanya.
Ia juga menilai skema penyaluran bantuan yang langsung diberikan kepada yayasan atau masyarakat penerima dinilai lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kalau anggarannya langsung diserahkan kepada yayasan atau masyarakat, biasanya lebih fokus dan hasilnya lebih baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Azhari turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan pembangunan pendidikan di daerah.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden atas bantuan yang telah diberikan. Kalau digunakan sesuai peruntukannya, insya Allah hasilnya akan lebih baik,” tutupnya.
Peresmian ruang kelas baru ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di SMP Al-Amin serta memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di Mawasangka Tengah dan sekitarnya. (red)






