CELEBESPOS.ID, KENDARI — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya menetapkan sejumlah kelompok penerima bantuan sarana budidaya rumput laut metode longline dan lepas dasar Tahun Anggaran 2026.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Rumput Laut Nomor 1721/DP/SK/IV/2026 tentang Penetapan Penerima Bantuan Sarana Budi Daya Rumput Laut Long Line dan Lepas Dasar Tahun Anggaran 2026.
Dalam surat keputusan itu disebutkan bahwa penetapan penerima bantuan dilakukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan bantuan sarana budidaya rumput laut serta mendukung peningkatan produksi perikanan budidaya nasional.
“Bahwa untuk mendukung kelancaran program Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya melalui peningkatan produksi perikanan budidaya pada budidaya rumput laut, perlu menetapkan keputusan Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Rumput Laut,” demikian kutipan dalam dokumen tersebut.
Dari daftar penerima bantuan, sejumlah kelompok pembudidaya rumput laut asal Sulawesi Tenggara masuk dalam penerima program tersebut, masing-masing memperoleh alokasi 10 unit bantuan metode Cottoni Longline.
Dua kelompok berasal dari Kabupaten Muna, yakni:
- Kelompok “Sekar Wangi”
Ketua: La Lontara
Alamat: Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna. - Kelompok “Bina Bahari”
Ketua: Ramlin
Alamat: Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna.
Sementara dari Kabupaten Buton Tengah terdapat dua kelompok penerima, yakni:
- Kelompok “Buhongo”
Ketua: Irfan
Alamat: Desa Tanailandu, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah. - Kelompok “Kolouma”
Ketua: Adam
Alamat: Desa Tanailandu, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah.
Bupati Buton Tengah, Azhari, menyampaikan apresiasi atas masuknya kelompok tani rumput laut dari daerahnya sebagai penerima bantuan KKP.
“Jadikan bantuan bibit ini sebagai awal yang baik agar menjadi bibit bagi petani rumput laut lainnya serta menambah kepercayaan Kemen KKP untuk memberi bantuan berikutnya,” ujar Azhari melalui unggahan media sosialnya.
Program bantuan budidaya rumput laut tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat sektor ekonomi kelautan masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan produksi rumput laut nasional. (red)

