SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Humaniora
Beranda / Humaniora / BMKG Rilis Jadwal Terbit-Terbenam Matahari di Sultra 16–22 April, Ini Rinciannya

BMKG Rilis Jadwal Terbit-Terbenam Matahari di Sultra 16–22 April, Ini Rinciannya

CELEBESPOS.ID, KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Kendari merilis informasi waktu terbit dan terbenam matahari untuk wilayah Sulawesi Tenggara periode 16 hingga 22 April 2026.

Informasi ini mencakup sembilan kabupaten/kota, yakni Kolaka Timur, Konawe, Konawe Utara, Buton Tengah, Buton Selatan, Kota Baubau, Buton Utara, Konawe Kepulauan, dan Kolaka Utara.

Petugas Operasional BMKG Stasiun Geofisika Kendari, Waode Mudhalifana, menjelaskan bahwa data ini penting sebagai acuan masyarakat dalam menentukan waktu ibadah, khususnya terkait waktu salat.

“Waktu terbit dan terbenam matahari ini menjadi rujukan utama dalam penentuan waktu salat, seperti Subuh, Zuhur, Magrib, hingga Isya,” ujarnya.

Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik

Berdasarkan data BMKG, waktu terbit matahari di wilayah Sulawesi Tenggara pada periode tersebut umumnya berada pada kisaran pukul 05.47 hingga 05.56 WITA. Sementara waktu terbenam matahari berkisar antara pukul 17.47 hingga 17.57 WITA, tergantung wilayah masing-masing.

Perbedaan waktu ini dipengaruhi oleh posisi geografis masing-masing daerah di Sulawesi Tenggara, terutama perbedaan garis lintang dan bujur.

BMKG juga menjelaskan bahwa fase-fase waktu matahari memiliki makna penting. Fajar menandai awal waktu Subuh, terbit menandai berakhirnya Subuh, transit menjadi penanda waktu Zuhur, terbenam sebagai awal Magrib, dan senja menandai masuknya waktu Isya.

Secara umum, tidak terdapat perbedaan waktu yang signifikan selama periode 16 hingga 22 April 2026, namun tetap terjadi pergeseran waktu dalam hitungan menit seiring pergerakan posisi matahari.

Puluhan Archer Sultra Siap Tempur di BOTTA 2026, Incar Tiket Emas ke Turki

BMKG mengimbau masyarakat untuk menggunakan data resmi ini sebagai acuan dan selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi BMKG.

Informasi lengkap juga dapat diakses melalui media sosial resmi Stasiun Geofisika Kendari maupun aplikasi InfoBMKG. (red)

× Advertisement
× Advertisement