CELEBESPOS.ID, KONAWE – Kelompok Tani Hutan (KTH) “Mopute Maju Bersama” menggelar penanaman perdana jagung di Dusun 4 Desa Lalomerui, Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Penanaman perdana dilakukan di area seluas 378 hektar yang dikelola kelompok tani tersebut. Selain jagung, kelompok tani juga mendapatkan bantuan pengembangan kelapa genjah pandan wangi untuk lahan seluas 20 hektar.

Dalam program itu, KTH “Mopute Maju Bersama” turut menerima berbagai bantuan pertanian berupa satu unit traktor roda empat, satu unit traktor roda dua, serta bantuan bibit jagung sebanyak 5.640 kilogram untuk luasan tanam 378 hektar.
Ketua KTH “Mopute Maju Bersama”, Daswan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas dukungan fasilitas, bimbingan, dan arahan yang diberikan kepada kelompok tani mereka.
“Kami bersama seluruh anggota kelompok sangat bersyukur dan berterima kasih sebesar-besarnya kepada Kementerian Pertanian yang telah membantu fasilitas serta memberikan bimbingan dan arahan guna menyukseskan kegiatan ini. Bantuan ini tentu sangat membantu masyarakat dan kelompok tani kami,” ujar Daswan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Kabupaten Konawe, Yusran, kepada kelompok tani di lokasi kegiatan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Konawe, H. Gunawan Samad, yang dihubungi terpisah melalui sambungan seluler membenarkan bahwa seluruh bantuan yang diterima kelompok tani tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Ia menjelaskan bantuan itu diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan sektor pertanian dan program ketahanan pangan di daerah.

“Semua bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pertanian RI untuk mendukung pengembangan pertanian masyarakat dan program ketahanan pangan nasional,” katanya.
Gunawan juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan lanjutan kepada kelompok tani di wilayah tersebut.
“InsyaAllah ke depan juga akan menyusul bantuan hand sprayer dan pestisida untuk membantu perawatan tanaman jagung masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Kegiatan penanaman perdana juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan unsur terkait. Turut hadir Dewan Sara Fordati sekaligus Ketua Pengadilan Adat Tolaki DPP Lembaga Adat Tolaki (LAT), Ajemain Suruambo.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan. Para anggota kelompok tani bersama masyarakat tampak turun langsung ke lahan untuk mengikuti proses penanaman jagung perdana sebagai simbol dimulainya pengelolaan kawasan pertanian tersebut.
Melalui program ini, diharapkan produktivitas pertanian masyarakat di wilayah Routa terus meningkat serta mampu mendukung penguatan ketahanan pangan daerah maupun nasional. (red)

