SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Humaniora
Beranda / Humaniora / Tak Hanya Ratusan Rumah, Puluhan Hektare Sawah Siap Panen di Kendari Juga Terdampak Banjir

Tak Hanya Ratusan Rumah, Puluhan Hektare Sawah Siap Panen di Kendari Juga Terdampak Banjir

Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebabkan ratusan rumah warga dan puluhan hektare sawah terdampak. (Foto: Daru Ayapa)

CELEBESPOS.ID, KENDARI – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sejak 9 hingga 11 Mei 2026 menyebabkan ratusan rumah warga terdampak dan puluhan hektare sawah siap panen terendam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Cornelius Padang, mengatakan data masyarakat terdampak masih bersifat sementara dan terus diperbarui berdasarkan hasil identifikasi tim di lapangan.

Berdasarkan data sementara BPBD Kota Kendari per 11 Mei 2026 pukul 09.32 WITA, tercatat sebanyak 797 rumah atau kepala keluarga terdampak banjir dengan jumlah warga mencapai 3.517 jiwa. Selain itu, sekitar 50 hektare sawah juga ikut terdampak.

“Perubahan data masih dimungkinkan seiring proses pendataan dan verifikasi yang terus berlangsung,” kata Cornelius Padang dalam laporan resmi BPBD Kota Kendari.

Kemendiktisaintek Tunjuk Prof Khairul Munadi Jabat Plh Rektor UHO

Wilayah terdampak tersebar di beberapa kecamatan di Kota Kendari. Di Kecamatan Baruga, banjir melanda Kelurahan Lepo-Lepo dan Baruga. Sementara di Kecamatan Poasia, wilayah terdampak berada di Kelurahan Andonohu, meliputi Jalan Durian, Lorong Alpukat, Lorong Meohai, Jalan Kedondong, Jalan Haluoleo, Jalan Kampung Baru, Jalan Manggis, Jalan Klengkeng hingga BTN Napabale.

Di Kecamatan Kambu, banjir dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Abdul Rauf Tarimana, Perumahan Griya Asri Cendana, Jalan Manggaray, dan Jalan Hidayatullah. Sedangkan di Kecamatan Kendari Barat, wilayah terdampak berada di Kelurahan Punggolaka dan Sodohoa.

Banjir juga merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Wua-Wua, yakni Kelurahan Wua-Wua, Wowawanggu, Bonggoeya, dan Wundudopi. Sementara di Kecamatan Kadia, wilayah terdampak berada di Kelurahan Bende, Pondambea, dan Anaiwoi. Adapun di Kecamatan Abeli, banjir terjadi di Kelurahan Abeli, Anggalomelai, dan Lapulu.

Cornelius Padang menegaskan, laporan yang disampaikan saat ini masih merupakan data awal dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Menurutnya, tingkat dampak dan kondisi masyarakat terdampak masih dalam proses identifikasi lebih lanjut oleh tim BPBD bersama instansi terkait. (red)

Kendari Baru Rayakan HUT dan Forum Internasional, Kini Darurat Banjir

× Advertisement
× Advertisement