SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Humaniora
Beranda / Humaniora / Nelayan di Buton Dilaporkan Hilang saat Melaut dengan Sampan, Tim SAR Dikerahkan

Nelayan di Buton Dilaporkan Hilang saat Melaut dengan Sampan, Tim SAR Dikerahkan

CELEBESPOS.ID, BUTON — Seorang nelayan bernama Laode Biru (57), warga Desa Lasalimu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, dilaporkan belum kembali setelah pergi mencari ikan di perairan Lasalimu Selatan menggunakan sampan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima laporan kejadian tersebut pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 07.10 Wita dari Kepala Desa Lasalimu, Hanudin.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 07.30 Wita untuk melakukan pencarian dan pertolongan. Jarak lokasi pencarian dari Pos SAR Wakatobi sekitar 23 nautical mile (NM).

Kepala KPP Kendari Amiruddin A.S mengatakan, tim SAR langsung bergerak setelah menerima laporan dari pihak desa dan keluarga korban.

Kemendiktisaintek Tunjuk Prof Khairul Munadi Jabat Plh Rektor UHO

“Tim rescue diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban yang belum kembali dari melaut,” ujar Amiruddin dalam keterangannya.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban pergi melaut pada 11 Mei 2026 sekitar pukul 05.00 Wita menggunakan sampan.

Pihak keluarga menyebut, ini merupakan kali pertama korban melaut menggunakan sampan. Sebelumnya, korban biasa pergi mencari ikan menggunakan longboat bermesin katinting.

Keluarga dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian awal, namun korban belum ditemukan hingga laporan diterima Basarnas.

Kendari Baru Rayakan HUT dan Forum Internasional, Kini Darurat Banjir

Operasi SAR melibatkan Pos SAR Wakatobi, aparat desa setempat, masyarakat, serta keluarga korban.

Sejumlah peralatan dikerahkan dalam pencarian, di antaranya truk personel, rigid inflatable boat (RIB), peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Saat operasi pencarian berlangsung, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah dengan kecepatan angin sekitar 11 kilometer per jam dari arah timur berdasarkan data BMKG.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap korban masih terus berlangsung. (red)

Mentan Amran Tinjau Sawah Banjir di Kendari, Bantuan Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Petani dan Warga

× Advertisement
× Advertisement