SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Hukum
Beranda / Hukum / Longboat Diduga Terbalik di Perairan Muna, Satu Nelayan Meninggal, Satu Hilang

Longboat Diduga Terbalik di Perairan Muna, Satu Nelayan Meninggal, Satu Hilang

Tim SAR Basarnas bergerak menuju lokasi pencarian seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Muna, Sulawesi Tenggara, Selasa (16/6/2026).

CELEBESPOS.ID, MUNA – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Maleura, Desa Lakarinta, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Selasa (16/6/2026).

Pencarian dilakukan setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima laporan dari Kapolsek Katobu pada pukul 15.45 Wita terkait dua nelayan yang diduga terjatuh dari longboat saat melaut.

Dalam peristiwa tersebut, satu nelayan bernama Amsir (41) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara seorang nelayan lainnya, La Damu, hingga kini masih dalam pencarian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna diberangkatkan pada pukul 16.05 Wita menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 5 mil laut dari Unit Siaga SAR Muna.

Ombudsman Sultra Desak Penuntasan Konversi Minyak Tanah ke Gas di Wilayah Kepulauan

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan operasi pencarian terus dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur terkait untuk menemukan korban yang masih hilang.

Berdasarkan informasi yang diterima, Amsir ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 Wita. Korban diketahui sebelumnya pergi mencari ikan menggunakan longboat bersama rekannya, La Damu. Namun hingga laporan diterima Basarnas, keberadaan La Damu masih belum diketahui.

Diduga, kedua nelayan tersebut terjatuh ke laut setelah longboat yang mereka gunakan mengalami insiden di tengah perairan. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan.

Operasi SAR melibatkan Unit Siaga SAR Muna, Polres Raha, dan Polsek Katobu. Sejumlah peralatan turut dikerahkan, antara lain RIB, motor trail, peralatan medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.

Kapal Bocor Setelah Tabrak Karang di Perairan Bokori, Enam Nelayan Selamat Dievakuasi Basarnas

Saat operasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dengan tinggi gelombang berkisar 0 hingga 1,5 meter dan kecepatan angin sekitar 12 kilometer per jam dari arah timur.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap La Damu yang dinyatakan hilang di sekitar Perairan Maleura. (red)

× Advertisement
× Advertisement