SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Humaniora
Beranda / Humaniora / Eks Sheila On 7 Salman Al-Jugjawy Sapa Warga Kendari Lewat Dakwah Terbuka

Eks Sheila On 7 Salman Al-Jugjawy Sapa Warga Kendari Lewat Dakwah Terbuka

CELEBESPOS.ID, KENDARI – Salman Al-Jugjawy, yang dikenal publik sebagai Sakti, mantan gitaris grup musik Sheila On 7, akan menyapa warga Kota Kendari melalui kegiatan bertajuk Da’wah on Street. Kegiatan dakwah terbuka dan gratis ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026, mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai, di Pelataran Kampus STIE 66 Kendari.

Salah satu panitia kegiatan, H. Rachmad Muqtadir, mengatakan kehadiran Salman Al-Jugjawy diharapkan menjadi ruang inspiratif bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang tengah menapaki proses hijrah dan pencarian jati diri.

“Kegiatan ini terbuka untuk umum dan gratis. Kami ingin menghadirkan dakwah yang lebih dekat dengan anak muda. Sosok beliau memiliki perjalanan hidup yang kuat dan inspiratif untuk dibagikan,” ujar Rachmad, Jumat (13 Februari 2026).

Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berupa ceramah umum, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai agenda ibadah dan kebersamaan bersama jamaah. Berdasarkan agenda kegiatan, rangkaian acara telah dimulai sejak Kamis (12 Februari 2026) dengan kedatangan di Bandara Haluoleo Kendari, dilanjutkan dengan sholat berjamaah dan agenda silaturahmi.

Hari Kelima Pencarian, Korban Jatuh dari Longboat di Ereke Belum Ditemukan

Pada Jumat (13 Februari 2026), Salman Al-Jugjawy dijadwalkan mengisi ceramah Subuh di Masjid Pasar Andonohu, kemudian ceramah dan Sholat Jumat berjamaah di Masjid STIE 66. Sore harinya, puncak kegiatan digelar di Pelataran STIE 66 melalui sesi berbagi pengalaman hidup yang menjadi inti dari konsep Da’wah on Street.

“Di sesi sore nanti, beliau akan berbagi pengalaman hijrah dan perjalanan spiritualnya. Harapannya, ini menjadi motivasi bagi anak-anak muda Kendari untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dan menjalani hidup dengan arah yang lebih baik,” kata Rachmad.

Selain sesi berbagi, panitia juga menyiapkan rangkaian kegiatan lain seperti live acoustic, amalan malam, hingga ngobrol santai bersama peserta. Acara akan ditutup dengan itikaf bersama di Masjid STIE 66 sebelum kepulangan ke Yogyakarta pada Sabtu (14 Februari 2026).

Rachmad mengajak masyarakat Kendari dan sekitarnya untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut. Menurutnya, dakwah yang dikemas secara terbuka dan interaktif diharapkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah berbagi pengalaman hidup.

Tertimpa Batu Saat Bekerja, Operator Excavator di Baubau Meninggal Dunia

“Kami ingin kegiatan ini menjadi momentum kebaikan bersama. Semoga ini membawa energi positif bagi Kota Kendari, khususnya bagi generasi muda,” pungkasnya.

Kegiatan ini mengusung semangat #Mudamudihijrah dan #BerbagiPengalamanHidup sebagai pesan utama yang ingin disampaikan kepada masyarakat. (red)

× Advertisement
× Advertisement