SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Pendidikan
Beranda / Pendidikan / 80 Pelajar SMA-SMK Ikuti Persami KKRI di Buton Utara, Pemda Tekankan Penguatan Karakter dan Nasionalisme

80 Pelajar SMA-SMK Ikuti Persami KKRI di Buton Utara, Pemda Tekankan Penguatan Karakter dan Nasionalisme

Bupati Buton Utara Afirudin Mathara bersama unsur TNI meninjau peserta Persami KKRI di Pantai Membuku, Desa Kadacua, Kecamatan Kulisusu, Senin, 16 Februari 2026.

CELEBESPOS.ID, BUTON UTARA – Sebanyak 80 pelajar tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara, mengikuti kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu Korps Kadet Republik Indonesia (Persami KKRI) yang dipusatkan di Pantai Membuku, Desa Kadacua, Kecamatan Kulisusu. Kegiatan pembinaan tersebut resmi ditutup pada Senin, 16 Februari 2026, oleh Bupati Buton Utara Afirudin Mathara.

Persami yang berlangsung selama dua hari itu diselenggarakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 1429 Buton Utara sebagai bagian dari pembinaan generasi muda dan penguatan wawasan kebangsaan di daerah. Pantai Membuku dipilih sebagai lokasi kegiatan untuk menghadirkan suasana pembelajaran berbasis alam sekaligus memperkuat kebersamaan antarpeserta.

Dalam sambutannya saat penutupan, Bupati Afirudin Mathara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia atas terselenggaranya kegiatan dengan tertib dan lancar. Ia menilai, antusiasme dan kedisiplinan para siswa selama mengikuti perkemahan menjadi indikator positif bagi upaya pembinaan karakter generasi muda di daerah.

Menurut Afirudin, kegiatan seperti Persami KKRI memiliki peran penting dalam membentuk jati diri pelajar agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kekuatan moral, mental, dan semangat kebangsaan. Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam kemajuan daerah.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

“Melalui kegiatan seperti ini, kita membangun generasi yang berkarakter kuat, berjiwa juang, dan memiliki komitmen terhadap persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Afirudin menambahkan, pembinaan karakter harus dilakukan secara berkelanjutan dan terstruktur. Ia berharap kegiatan Persami KKRI dapat terus dilaksanakan dengan peningkatan kualitas materi maupun perluasan jumlah peserta di masa mendatang.

Bagi Pemerintah Kabupaten Buton Utara, pembinaan generasi muda menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan global. Selain penguatan intelektual, penanaman nilai disiplin, tanggung jawab, dan nasionalisme dinilai sebagai elemen krusial dalam membangun daya saing daerah.

Kegiatan Persami KKRI ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Wakil Bupati Butur Rahman, Komandan Kodim 1429 Butur Letkol Arm Novan Andriansyah, Kapolres Butur AKBP Totok Budi S., Kepala Badan Kesbangpol L.M. Karya Jaya Hasan, Kepala Dinas Pendidikan Nurtin, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Rosita.

Seorang Pria Dilaporkan Jatuh dari Longboat di Perairan Ereke, Tim SAR Dikerahkan

Kehadiran unsur TNI, Polri, dan perangkat daerah menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung pembinaan kepemudaan. Pemerintah daerah menilai kolaborasi tersebut penting untuk memastikan program pembentukan karakter berjalan efektif dan berkelanjutan.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk melatih kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim, serta memperkuat rasa cinta tanah air. Model pembinaan berbasis perkemahan dinilai mampu menumbuhkan kemandirian dan solidaritas di antara para siswa.

Bupati Afirudin berharap pengalaman yang diperoleh selama Persami KKRI dapat diterapkan para pelajar dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa generasi muda merupakan aset strategis yang akan menentukan arah pembangunan Buton Utara di masa depan.

Dengan berakhirnya kegiatan di Pantai Membuku, Pemerintah Kabupaten Buton Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program-program pembinaan karakter sebagai bagian dari agenda pembangunan manusia. Upaya tersebut diharapkan melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan berkontribusi nyata bagi bangsa.

Ratusan Warga Kendari Salat Id Lebih Awal, Ini Alasan dan Naskah Khutbah Lengkapnya

× Advertisement
× Advertisement