SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Humaniora
Beranda / Humaniora / Lagi, Ular Piton Masuk Kota, Damkarmat Kendari Gerak Cepat

Lagi, Ular Piton Masuk Kota, Damkarmat Kendari Gerak Cepat

CELEBESPOS.ID, KENDARI – Kemunculan ular piton kembali menggegerkan warga Kota Kendari. Senin malam, 16 Februari 2026, seekor piton ditemukan di Kelurahan Lepolepo, Kecamatan Baruga. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari pun bergerak cepat melakukan evakuasi guna mencegah potensi bahaya bagi warga.

Laporan masuk ke Pos Boulevard pada pukul 21.08 Wita dari seorang warga, Bapak Andi. Hanya berselang empat menit, tim yang dipimpin Danpos Boulevard Juhadin A.S.Ip langsung bergerak menuju lokasi di Jalan Bumi Praja, belakang Masjid Nurul Huda. Di tengah rintik hujan, petugas tiba pukul 21.27 Wita dan segera melakukan penanganan.

Dengan menggunakan penjepit khusus dan kandang pengaman, ular piton tersebut berhasil diamankan pada pukul 21.48 Wita tanpa menimbulkan korban. Selanjutnya, satwa liar itu dibawa ke markas komando untuk penanganan lebih lanjut oleh tim Rescue Peleton 1.

Peristiwa ini menambah daftar kemunculan ular piton di Kota Kendari dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, piton berukuran besar juga ditemukan di kawasan Kemaraya dan sempat bersembunyi di plafon rumah warga.

BMKG: Curah Hujan Sultra Masih Fluktuatif hingga Juni 2026, Potensi Ekstrem Tetap Ada

Danpos Boulevard Juhadin A.S.Ip menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap laporan yang masuk. Menurutnya, respons cepat merupakan bentuk komitmen Damkarmat Kendari dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari potensi ancaman, termasuk satwa liar yang masuk ke kawasan permukiman.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera melapor apabila menemukan satwa liar yang berpotensi membahayakan. Jangan mencoba menangani sendiri karena dapat berisiko,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa meningkatnya kemunculan satwa liar di kawasan kota perlu menjadi perhatian bersama, terutama saat musim hujan, ketika habitat alami terganggu dan hewan liar cenderung mencari tempat yang lebih hangat atau kering. (red)

Seorang Pria Dilaporkan Jatuh dari Longboat di Perairan Ereke, Tim SAR Dikerahkan

× Advertisement
× Advertisement