CELEBESPOS.ID, MUNA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi memulai pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 2 Kabawo dengan ditandai prosesi peletakan batu pertama yang dilaksanakan di Desa Lamanu, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna, Rabu, 24 Juni 2026.
Prosesi peletakan batu pertama dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Prof. Dr. Aris, S.Pd., M.Hum. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya pemerataan layanan pendidikan menengah di Kabupaten Muna, khususnya bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Kabawo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kabawo, Danramil Kabawo, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, unsur pemerintah setempat, serta Plt. Kepala SMA Negeri 2 Kabawo, La Musahari, S.Pd. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan dukungan penuh terhadap pembangunan sekolah baru yang telah lama dinantikan.

Sebelum menghadiri acara peletakan batu pertama, Prof. Dr. Aris, S.Pd., M.Hum. menyempatkan diri mengunjungi Situs Gua Bersejarah Liangkabori yang berada di Desa Liangkabori, Kecamatan Lohia. Kunjungan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kekayaan sejarah dan budaya Kabupaten Muna yang menjadi warisan berharga bagi bangsa Indonesia.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan bahwa keberadaan Situs Liangkabori menjadi bukti nyata tingginya peradaban masyarakat Muna sejak masa lampau.
“Di Kabupaten Muna ini, jauh sebelum Nusantara terbentuk, ternyata telah tumbuh dan berkembang sebuah kebudayaan yang begitu tinggi. Hal ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan melestarikannya sebagai identitas daerah,” ujar Prof. Dr. Aris.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa pembangunan Unit Sekolah Baru SMA Negeri 2 Kabawo merupakan harapan besar masyarakat yang kini mulai terwujud.
“Pembangunan Unit Sekolah Baru ini adalah mimpi kita semua. Ini adalah mimpi anak-anak kita yang selama ini masih memiliki keterbatasan dalam mengakses pendidikan, khususnya bagi masyarakat Desa Lamanu, Desa Kawite-Wite, Desa Wansugi, dan beberapa wilayah lainnya di sekitarnya. Dengan hadirnya sekolah ini, diharapkan kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas semakin terbuka dan mudah dijangkau,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada keluarga yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan sekolah.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga yang dengan tulus dan ikhlas memberikan hibah tanah untuk pembangunan sekolah ini. Pengorbanan dan kepedulian tersebut merupakan amal jariyah yang akan memberikan manfaat bagi generasi-generasi mendatang,” tuturnya.
Pembangunan USB SMA Negeri 2 Kabawo diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat akan layanan pendidikan menengah yang lebih dekat, sehingga mampu mengurangi jarak tempuh peserta didik serta meningkatkan angka partisipasi sekolah di wilayah Kecamatan Kabawo dan sekitarnya.
Masyarakat yang hadir menyambut penuh antusias dimulainya pembangunan sekolah tersebut. Mereka berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sehingga dalam waktu dekat sekolah dapat mulai beroperasi dan melayani peserta didik dari berbagai desa di wilayah Kabawo.
Dengan dimulainya pembangunan USB SMA Negeri 2 Kabawo, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan. Sekolah baru ini diharapkan menjadi pusat lahirnya generasi muda Kabupaten Muna yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan, tanpa melupakan akar sejarah dan budaya daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Muna. (red)

