CELEBESPOS.ID, KENDARI – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sulawesi Tenggara mulai menggelar penjaringan atlet berkuda memanah atau Horseback Archery (HBA) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026.
Penjaringan tersebut diawali melalui pertandingan yang digelar pada Senin (3/8/2026) di Lapangan Agrowisata California, Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan. Sejumlah klub olahraga berkuda dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara ambil bagian dalam ajang tersebut.
Ketua Pordasi Sulawesi Tenggara, Saharuddin, mengatakan pertandingan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam menjaring atlet-atlet terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov Sultra 2026.

“Pertandingan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses penjaringan atlet berkuda memanah. Kami ingin melihat kemampuan teknis, konsistensi, serta kesiapan para atlet dalam menghadapi persaingan di Porprov,” ujar Saharuddin.
Menurutnya, proses penjaringan melalui pertandingan dinilai lebih efektif karena setiap atlet dapat menunjukkan kemampuan sesungguhnya dalam situasi kompetitif.
Pria yang akrab disapa Mr. Saha itu menjelaskan, penilaian tidak hanya difokuskan pada ketepatan memanah, tetapi juga kemampuan mengendalikan kuda, kecepatan, keseimbangan, serta ketenangan atlet saat menyelesaikan setiap lintasan.
“Melalui pertandingan seperti ini kami bisa melakukan penilaian secara objektif. Semua aspek kemampuan atlet dapat terlihat sehingga kami memperoleh gambaran yang lebih utuh dalam menentukan atlet yang akan dipersiapkan menuju Porprov,” katanya.
Mr. Saha menilai perkembangan olahraga berkuda memanah di Sulawesi Tenggara terus menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya komunitas dan klub yang aktif melakukan pembinaan serta mengikuti berbagai kegiatan kompetisi.
Karena itu, Pordasi Sultra berkomitmen memperbanyak agenda pembinaan dan kejuaraan sebagai wadah meningkatkan kualitas atlet sekaligus memperluas regenerasi di cabang olahraga berkuda memanah.
“Kami berharap semakin banyak atlet yang lahir melalui proses pembinaan yang berkelanjutan. Target kami bukan hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga mampu melahirkan atlet yang siap bersaing pada kejuaraan nasional,” tutur Ketua Pordasi Sultra.
Selain menjadi ajang penjaringan atlet, pertandingan ini juga diharapkan mempererat silaturahmi antarklub berkuda di Sulawesi Tenggara sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan olahraga Horseback Archery kepada masyarakat yang lebih luas.
Hasil pertandingan akan menjadi salah satu bahan evaluasi tim pelatih dan pengurus Pordasi Sultra dalam menyusun komposisi atlet yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tenggara 2026. (red)

