SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Humaniora
Beranda / Humaniora / BMKG Catat 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

BMKG Catat 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, Terbanyak di Koltim dan Konut

CELEBESPOS.ID, KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 22 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara selama periode 27 Maret hingga 1 April 2026.

Berdasarkan laporan Stasiun Geofisika Kendari, gempa-gempa tersebut tersebar di sembilan wilayah, dengan aktivitas terbanyak tercatat di Kabupaten Kolaka Timur dan Konawe Utara. Sebagian kejadian gempa juga dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.

Petugas Operasional BMKG Stasiun Geofisika Kendari, Waode Mudhalifana, menyampaikan bahwa aktivitas gempa di wilayah Sulawesi Tenggara selama periode tersebut didominasi gempa berkekuatan kecil dengan kedalaman dangkal. Kondisi ini merupakan bagian dari aktivitas tektonik yang umum terjadi di wilayah Sulawesi dan sekitarnya.

Sebagian besar gempa yang terjadi memiliki magnitudo di bawah 3 dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer, yang menunjukkan karakteristik gempa dangkal.

Gubernur Sultra Umumkan Hasil Seleksi Pejabat Eselon III dan IV, Tegaskan Penerapan Sistem Merit

BMKG juga mencatat, aktivitas gempa terbanyak dalam periode pemantauan regional terjadi pada 27 Maret 2026 dengan total 34 kejadian di kawasan Indonesia bagian timur.

Selain Sulawesi Tenggara, aktivitas gempa dalam periode tersebut juga terpantau di sejumlah wilayah lain, seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Teluk Tomini, Laut Banda, hingga Laut Maluku.

BMKG menegaskan bahwa gempa-gempa yang terjadi umumnya tidak berpotensi menimbulkan tsunami, mengingat magnitudo yang relatif kecil dan kedalaman yang dangkal.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak panik. BMKG juga mengingatkan agar masyarakat hanya mengakses informasi resmi melalui kanal yang telah terverifikasi, seperti situs web BMKG, media sosial resmi, maupun aplikasi InfoBMKG.

Jelang UCLG ASPAC 2026, Wali Kota Kendari Cek Kesiapan IKM Tembus Pasar Global

BMKG memastikan akan terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah Sulawesi Tenggara dan sekitarnya secara berkala. (red)

× Advertisement
× Advertisement