CELEBESPOS.ID, YOGYAKARTA – Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) UHO resmi mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara pada ajang Piala Presiden Usia Dini 2026 yang berlangsung di Yogyakarta pada 6–11 Juli 2026. Turnamen bergengsi tingkat nasional ini diikuti perwakilan dari 34 provinsi dengan mempertandingkan kategori usia 10 tahun dan 12 tahun.
Keikutsertaan SSB UHO menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara karena membuka kesempatan bagi pesepak bola muda daerah untuk mengukur kemampuan melawan tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia.
Namun, perjalanan menuju ajang nasional tersebut tidak dilalui dengan mudah. Menurut pelatih SSB UHO, seluruh kebutuhan keberangkatan dan operasional tim dipenuhi secara mandiri melalui gotong royong pengurus, pelatih, orang tua pemain, serta dukungan sejumlah pihak yang peduli terhadap pembinaan sepak bola usia dini.

Coach Iwan menjelaskan, Sulawesi Tenggara sebenarnya memiliki wakil lain pada kategori usia 10 tahun, yakni SSB A 10 Konawe. Namun, tim tersebut batal berangkat sehingga Sultra hanya diwakili oleh SSB UHO dalam kompetisi nasional tersebut.
“Semua biaya kami upayakan secara mandiri. Kami tetap berangkat demi memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tampil dan menambah pengalaman di level nasional,” ujar Coach Iwan, didampingi Asisten Pelatih Indar.
Semangat yang ditunjukkan para pemain, pelatih, dan orang tua menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus berprestasi. Keikutsertaan SSB UHO juga menunjukkan bahwa Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar dalam melahirkan talenta-talenta sepak bola yang mampu bersaing dengan daerah lain apabila mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan.
Ajang Piala Presiden Usia Dini 2026 menjadi salah satu wadah penting dalam pembinaan sepak bola nasional. Kompetisi ini diharapkan mampu menjadi sarana pencarian bibit-bibit unggul yang kelak dapat memperkuat sepak bola Indonesia di masa depan.
Pengurus dan keluarga besar SSB UHO berharap perjuangan mereka mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Dukungan berupa pembinaan berkelanjutan, bantuan pendanaan, penyediaan fasilitas latihan yang memadai, hingga kemudahan mengikuti berbagai turnamen dinilai sangat penting agar atlet-atlet muda daerah dapat berkembang secara maksimal.
“Semoga ke depan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dapat memberikan perhatian lebih kepada pembinaan sepak bola usia dini. Dengan dukungan yang baik, kami optimistis akan lahir lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sultra di tingkat nasional maupun internasional,” harap perwakilan tim.
Perjuangan SSB UHO di Piala Presiden Usia Dini 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengejar prestasi, menjunjung tinggi sportivitas, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita di dunia olahraga. (red)

